Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Mengasah Kecerdasan Naturalistik

Mengasah Kecerdasan Naturalistik

kids_play_grass

Balita suka mengumpulkan dedaunan, biji buah-buahan kering, kulit kerang dan bebatuan. Untuk apa, hanya balita yang tahu. Namun, Anda perlu tahu bahwa balita memiliki kecerdasan naturalistik.

Kecerdasan naturalistik adalah kemampuan mengenali dan menglasifikasi pola-pola alam. Koleksinya yang lebih mirip sampah itu adalah bahan pelajarannya untuk mengasah kecerdasan naturalistik. Asah potensinya!.

  1. Menikmati alam pantai dan pegunungan adalah wilayah kesukaan si cerdas naturalistik. Pantai adalah laboratorium kehidupan laut yang berisi aneka mahkluk hidup. Selain itu ada pasir, kulit kerang dan batu karang. Biarkan anak membawa benda-benda itu sebagai koleksinya. Ajak pula anak ke pegunungan, berjalan-jalan dan mengamati tanaman yang tumbuh di sana. Bila Anda tak paham tanaman, beri kesempatan si kecil untuk menyentuh dan menggunakan caranya sendiri untuk belajar.
  1. Merawat binatang adalah tanggung jawab yang disukai si cerdas naturalistik. Ajak anak ke dokter hewan saat membawa binatang peliharaan untuk divaksin. Perlihatkan juga cara memberi makan dan membersihkan kandang hewan.
  1. Jalan-jalan ke Taman Safari dan Kebun Raya cocok untuk mereka. Di tempat ini ia bisa melihat habitat hidup binatang mendekati aslinya berikut pakannya. Di Kebun Raya anak bisa melihat perbedaan berbagai tanaman dan pepohonan. Sering-sering mengajak si kecil ke luar kota untuk membandingkan tanaman, bisa mengasah kecerdasan naturalistiknya.
  1. Membaca buku-buku pengetahuan bergambar binatang seperti unggas, serangga, reptil, mamalia. Bacakan dan ceritakan secara detail habitat hidup, kebiasaan dan pakan binatang. Lengkapi koleksi buku tentang bunga, tanaman atau pepohonan.
  1. Mengoleksi adalah kebiasaan anak cerdas naturalistik. Saat jalan-jalan, ia akan memetik rumput, daun, bunga maupun buah yang tak penting menurut Anda. Meski begitu, dorong anak untuk mengumpulkan apa saja: bebatuan, kulit kerang, serangga. Ajak anak melihat perbedaannya dan membuat klasifikasinya. Misalnya jenis rumput: rumput gajah, rumput manila, dan sebagainya. Jangan marahi anak bila ia memungut sesuatu di jalan.
  1. Mandi hujan atau berjemur di panas matahari bisa menjadi bahan pelajaran si kecil. Izinkan anak merasakan hujan dan sengatan matahari agar ia mengenal perbedaan suhu udara dan cuaca.
  1. Memandang langit di malam hari, ceritakan tentang bulan, bintang dan binatang malam. Di siang hari, tunjukkan pada buah hati Anda, bagaimana awan-awan bergerak, berubah bentuk menjadi apa saja. Ajarkan perbedaan siang dan malam.
  1. Menanam tumbuhan mulai dari biji hingga menjadi kecambah dan pohon cabai misalnya, membuat balita Anda yang cerdas naturalistik sangat senang. Apalagi saat bunga cabai berubah jadi buah cabai. Ajak ia menghitung hari dan mencatatnya meskibalita belum bisa membaca. Catatan ini penting untuk Anda agar Anda bisa menjelaskannya pada anak. Kapan-kapan, ajak balita melihat cara lain menanam dengan cara stek.
  1. Sediakan mainan yang bisa mengasah kecerdasan naturalistik:
  • Pasir untuk membuat gunung, persawahan. Selain pasir, berikan juga tanah agar anak belajar mengenali perbedaan tekstur tanah dan pasir.
  • Teleskop, jelaskan kegunaan dan cara menggunakannya.
  • Mikroskop, sediakan preparat dan jelaskan kegunaan dan cara menggunakannya.
  • Buku-buku sejarah tentang terjadinya gunung berapi dan tentang terjadinya bumi.
  • Scrapbook, label, lem, gunting dan sebagainya untuk mengumpulkan koleksinya.

Kecerdasan naturalistik adalah kemampuan mengenali dan menglasifikasi pola-pola alam, tidak mengherankan bila mereka suka mengumpulkan dedaunan, biji buah-buahan kering, kulit kerang dan bebatuan. Koleksinya yang lebih mirip sampah itu adalah bahan pelajarannya untuk mengasah kecerdasan naturalistik.

Menikmati alam pantai dan pegunungan adalah wilayah kesukaan bagi balita dengan kecerdasan naturalistik. Pantai adalah laboratorium kehidupan laut yang berisi aneka mahkluk hidup. Selain itu ada pasir, kulit kerang dan batu karang. Ajak pula ke pegunungan, berjalan-jalan dan mengamati tanaman yang tumbuh di sana, beri kesempatan si kecil untuk menyentuh dan menggunakan caranya sendiri untuk belajar.

Merawat binatang adalah tanggung jawab yang disukai balita dengan kecerdasan naturalistik. Ajak anak ke dokter hewan saat membawa binatang peliharaan untuk divaksin. Perlihatkan juga cara memberi makan dan membersihkan kandang hewan. Jalan-jalan ke Taman Safari dan Kebun Raya cocok untuk mereka. Di tempat ini ia bisa melihat habitat hidup binatang mendekati aslinya berikut pakannya. Di Kebun Raya, mereka bisa melihat perbedaan berbagai tanaman dan pepohonan. Sering-sering mengajak ke luar kota untuk membandingkan tanaman, bisa mengasah kecerdasan naturalistiknya.

Membaca buku-buku pengetahuan bergambar binatang seperti unggas, serangga, reptil, mamalia. Bacakan dan ceritakan secara detail habitat hidup, kebiasaan dan pakan binatang. Lengkapi koleksi buku tentang bunga, tanaman atau pepohonan. Mengoleksi adalah kebiasaan anak cerdas naturalistik. Sediakan mainan yang bisa mengasah kecerdasan naturalistik.

 Mengasah Kecerdasan Naturalistik

Post

Agar Anak Mau Bermain Bersama

Agar Anak Mau Bermain Bersama

kidsoutside.pri_

Anak Anda yang kini menginjak usia lima tahun tampak enggan terlibat dalampermainan bersama teman. Apa sebabnya?

Bermain adalah hidup anak-anak. Tak ada anak yang tidak suka bermain. Jika si lima tahun Anda terlihat tidak tertarik untuk bermain atau terlibat permainan bersama teman-temannya, Anda perlu mencermati.

Mengapa enggan ikut? Biasanya anak tidak tertarik bergabung dalam suatu permainankarena ia merasa kurang berkenan dengan teman-teman bermain. Memang anak usia sekitar lima tahun yang telah mengenal kehidupan berteman, biasanya dapat menentukan teman dengan siapa ia ingin bermain bersama, dan teman mana yang tidak masuk hitungannya. Jadi, keengganannya bergabung mungkin karena ia merasa kurang klop dengan si teman

Kemungkinan lain adalah, jenis permainan yang dimainkan teman-temannya tak lagi menarik baginya. Hal ini bisa terjadi karena ia terlalu sering memainkan permainantersebut, sehingga kehilangan tantangan. Bisa jadi pula keterampilan si lima tahun jauh di atas tuntutan permainan tersebut, sehingga ia merasa bosan.

Tak cocok dengan teman. Bila anak tampak enggan terlibat dalam suatu permainankarena merasa tak cocok dengan temannya, Anda dapat mendorongnya bergabung tanpa memaksa. Pada usia lima tahun, anak memang mulai memilih-milih teman. Jadi, jika ia enggan terlibat dalam suatu permainan, bisa saja karena ia merasa teman-teman yang tengah bermain itu bukan benar-benar teman pilihannya.

Saat bermain ibu-ibuan, misalnya, selain mendorong anak bergabung, Anda pun bisa ikut sebagai salah satu pemainnya. Ketengahkan hal-hal yang dapat membangkitkan minat si lima tahun. Juga, arahkan dia untuk berdialog dengan teman. Jika si lima tahun mulai tampak senang dan bisa menikmati permainan, Anda dapat meninggalkannya perlahan.

Mengajarkan Si Kecil untuk berbagi merupakan salah 1 hal positif yang harus Anda terapkan sejak dini. Apalagi jika ia sudah sedikit lebih besar dan mulai sering bermain secara berkelompok, baik itu di playground, di rumah, atau di sekolah. Dilansir melalui M&B AU, untuk membantu Si Kecil mengerti arti berbagi serta menghindari pertengkaran saat bermain bersama temannya, berikut tip yang bisa dilakukan.

1.Saat teman Anda akan datang ke rumah untuk mengajak anaknya bermain dengan Si Kecil, sebaiknya minta mereka datang membawa lebih dari 1 mainan agar menghindari Si Kecil merebut mainan anak teman Anda.

2.Ketika temannya menginginkan mainan Si Kecil dan ia tidak ingin meminjamkannya, misalnya karena mainan itu masih baru, sudah rusak, atau itu favoritnya, ajarkan ia untuk tidak langsung melarang temannya dan menjelaskan secara baik-baik kepada temannya tersebut alasan ia masih mau bermain dengan mainan itu. Selain itu ajarkan juga Si Kecil menawarkan mainan lainnya.

3.Anda bisa memberi tahu Si Kecil untuk tidak harus meminjamkan semua mainannya kepada orang lain. Namun, supaya temannya tidak sedih dan tidak bertengkar, minta ia untuk memilih mainan-mainan kesukaannya dan tidak bermain dulu dengan mainan itu saat ada anak lain di rumah.

4.Dari semua peraturan yang ada, hal dasar yang perlu dilakukan adalah mengajarkan Si Kecil untuk meminta secara baik-baik jika ia menginginkan sesuatu dan tidak langsung merebutnya. Anda pun perlu mengajarkannya untuk sabar menunggu giliran saat temannya masih ingin memainkan mainan itu. Berikanlah batasan waktu supaya Si Kecil tahu jika ia menunggu dengan sabar, ia akan bisa bermain.

5.Jelaskan pada Si Kecil saat teman-temannya sedang bermain bersamanya, mereka berharap diperbolehkan memainkan mainan-mainannya (berbagi mainan bersama). Apabila ia tetap tidak mau meminjamkan, tanyakan permainan apa yang ingin Si Kecil lakukan bersama teman-temannya dan mengapa Si Kecil ingin bermain bersama mereka supaya ia mengerti apa konsep sebenarnya dari bermain secara berkelompok.

6.Siapkan permainan yang akan lebih menyenangkan jika dimainkan bersama-sama, contohnya lego, puzzle, kertas origami, atau pensil warna dan kertas gambar.

7.Sebaiknya jangan terlalu sering mengintervensi Si Kecil saat bermain dengan teman-temannya agar ia bisa belajar menyelesaikan masalah saat bersosialisasi. Perhatikan saja dari jauh dan baru ikut campur bila pertengkaran yang terjadi dapat membahayakan Si Kecil dan anak lainnya.

8.Jangan lupa untuk memuji Si Kecil saat ia mau meminjamkan atau memberikan mainannya pada anak yang lain. Lambat laun ia akan mengerti kalau hal tersebut adalah perilaku yang positif dan perlu dipertahankan.

9.Anak-anak akan selalu mempelajari apa yang dilihatnya. Jadi, pastikan Anda juga selalu berbagi kepada orang lain.

10.Ingatkan kepada Si Kecil bahwa kalau ia pelit dan tidak mau meminjamkan mainan kepada anak yang lain, mereka pun akan melakukan hal yang sama dan malas bermain bersamanya.

Agar Anak Mau Bermain Bersama

Post

AYAM CRISPY SELEDRI

AYAM CRISPY SELEDRI

thumb

Bahan:

  • 250 gram ayam f illet, iris tipis memanjang
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • Garam, merica bubuk secukupnya
  • 1 batang seledri, cincang halus
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 150 gram tepung bumbu siap pakai
  • Minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

  1. Lumuri ayam dengan bawang putih, garam, merica, seledri hingga rata.
  2. Celupkan ayam ke dalam kocokan telur, gulingkan di atas tepung bumbu hingga rata.
  3. Goreng ayam dalam minyak panas hingga matang dan kering. Angkat, tiriskan.
  4. Sajikan ayam dengan saus tomat.

Hasil: 3 porsi

Selamat mencoba yah moms ….

AYAM CRISPY SELEDRI

Post

Bantu Anak Miliki Tidur Berkualitas

Bantu Anak Miliki Tidur Berkualitas

close-up portrait of a beautiful sleeping baby on white

Mungkin banyak dari Anda yang mengira bahwa masalah waktu tidur pada anak sudah berakhir saat anak meninggalkan usia bayinya. Padahal, anak yang sudah lebih tua, khususnya yang sudah memasuki usia sekolah, justru memiliki kesulitan untuk memiliki waktu tidur yang cukup.

Adapun kesulitan-kesulitan tersebut datang dari beberapa masalah tidur yang sering terjadi pada anak, di antaranya adalah Apnea, tidur berjalan, terbangun tengah malam, rasa cemas, dan kurang olahraga serta terlalu banyak bermain komputer atau games. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, Anda perlu membantu anak untuk menghindari beberapa masalah tidur tadi agar anak memiliki waktu tidur yang berkualitas. Di bawah ini ada beberapa cara untuk membantu anak mendapatkan waktu tidur idealnya:

1.    Tidak mengonsumsi kafein.
Anak-anak tidak minum kopi, tapi kafein juga banyak terkandung dalam minuman-minuman bersoda dan permen cokelat. Oleh sebab itu, hentikan konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein setelah makan siang.

2.    Disiplin pada waktu tidur dan waktu bangun.
Pada umumnya, anak masih bisa beradaptasi dengan waktu tidur dan waktu bangunnya jika hanya sekali saja Ia tidak tepat waktu melakukan kedua hal tersebut. Namun, jika sudah sering tidak disiplin, anak akan sulit untuk kembali lagi ke waktu tidur dan bangun idealnya.

3.    Batasi penggunaan gadget dan komputer.
Penelitian dari Wayne State University menemukan bahwa orang yang terkena gelombang frekuensi radio (sama seperti yang dipancarkan oleh ponsel) selama tiga jam sebelum tidur akan kekurangan deep-sleep-nya,  yaitu tahap dimana saat manusia sedang tidur dan tubuh sedang memperbarui sel-selnya. Selain itu, komputer juga dapat menjadi penghambat anak untuk tidur. Oleh sebab itu, pastikan dan peringatkan anak Anda agar berhenti ber-sms, chatting, ataupun bermain games di komputer paling tidak 3 jam sebelum Ia harus pergi tidur.

4.    Tidak menonton film yang menakutkan; horror atau thriller.
Menonton film horror atau thriller, yang banyak menampilkan adegan-adegan pembunuhan atau hal-hal menakutkan lainnya dapat membuat anak mendapatkan mimpi buruk saat tidurnya. Mimpi yang menakutkan dapat menjadi salah satu ketakutan terbesar anak, oleh sebab itu ajaklah anak berbicara mengenai apa yang mengganggunya. Ada baiknya mengajak Ia berbicara pada saat hari masih terang.

Keuntungan Anak Tidur Berkualitas

Meski tampak menggemaskan, jangan pernah berpikir untuk mengganggu anak saat ia sedang tidur, Ma. Di masa pertumbuhannya, anak membutuhkan tidur berkualitas. Ini alasannya:

• Lebih bahagia 
Penelitian di University of Massachusetts menyebutkan bahwa kehilangan setengah jam waktu tidur secara teratur menyebabkan peningkatan perasaan depresi dan rendah diri di antara sekelompok anak usia sekolah. Jadi, jangan heran kalau anak akan tampak uring-uringan sepanjang hari kalau ia kurang tidur, Ma.

• Jantung sehat 
Anak suka mendengkur? Hati-hati, Ma, karena menurut penelitian terbaru di Australia, anak yang mendengkur ringan sekalipun memiliki tekanan darah dan detak jantung lebih tinggi dibanding anak yang tidak mendengkur. Para peneliti menduga salah satu penyebab mendengkur pada anak-anak ini adalah karena sering terbangun di malam hari.

• Berat badan ideal 
Balita yang memiliki waktu tidur kurang dari 12 jam sehari memiliki kemungkinan hingga dua kali lebih banyak untuk kelebihan berat badan pada usia 3 tahun dibandingkan mereka yang waktu tidurnya lebih dari 12 jam. Demikian hasil penelitian Harvard Medical School. Studi lain menemukan bahwa setiap tambahan jam tidur anak-anak, melampaui jam tidur yang dianjurkan, dapat menurunkan risiko kelebihan berat badan sebesar 9 persen.

• Otak lebih encer 
“Dengan tidur yang cukup, anak biasanya akan menggunakan tiga atau empat area otak untuk menyelesaikan tugas,” kata Dennis Molfese, Ph.D., yang meneliti jadwal tidur dan tingkat respons anak-anak usia 4 sampai 8 tahun. Tapi, kurang tidur membuat otak kurang terkoordinasi dan efisien. Melewatkan hanya satu jam tidur setiap malam selama seminggu, dapat memiliki menurunkan kemampuan berkonsentrasi pada anak.

• Meningkatkan kekebalan tubuh 
Studi pada orang dewasa menunjukkan bahwa tidur malam kurang dari 8 jam sehari dapat membuat mereka 3 kali lebih rentan terkena flu. Hal yang sama juga bisa terjadi pada anak-anak, demikian kata Jodi Mindell, direktur asosiasi Sleep Center di The Children’s Hospital of Philadelphia.

• Mengurangi risiko cedera 
Ternyata, anak yang lelah (karena kurang tidur), memiliki risiko 2 kali lebih banyak untuk mengalami cedera atau kecelakaan dibanding teman mereka yang segar karena cukup tidur. Demikian dikatakan para ilmuwan di University of Rochester School of Nursing.

* Buatkan jadwal tidur
Bayi bisa tidur kapan saja, terutama setelah lelah bermain, menangis, atau kekenyangan. Namun alangkah baiknya jika orangtua sudah membuatkan jadwal tidur pagi, siang, sore atau malam pada bayi. Sebagai panduan, bayi usia 1-5 bulan membutuhkan waktu tidur 17 jam sehari, terdiri atas 8,5 jam tidur malam dan 8,5 jam tidur siang. Selanjutnya, bayi usia 6-12 bulan membutuhkan 13-14 jam sehari, terdiri atas 11 jam tidur malam dan 3 jam tidur siang. Kita bisa mengatur waktu tidurnya dengan berpedoman pada jam tidur di atas.

* Pastikan perutnya kenyang
Perut kosong dapat mengganggu karena umumnya bayi yang lapar akan rewel atau gelisah saat tidur. Jadi, pastikan perut bayi kenyang sebelum tidur. Bayi 6 bulan ke atas sebaiknya diberi makan 2 jam sebelum tidur agar metabolisme dan suhu tubuhnya sudah normal kembali ketika akan tidur.

* Ciptakan suasana nyaman
Ciptakan suasana nyaman dalam kamar bayi, dari kebersihan, suhu kamar yang tidak terlalu panas atau dingin, juga cahaya yang tidak terlalu terang/gelap. Letakkan termometer suhu di sekitar tempat tidur agar kita bisa memantaunya. Gunakan lampu temaram karena sinar temaram terbukti dapat membantu tubuhnya memproduksi zat penenang alami, yaitu melatonin yang bisa membantunya segera tertidur.

* Pakaikan baju tidur yang nyaman
Pilihkan baju tidur yang pas dan nyaman. Jika suhu ruang tidurnya termasuk hangat, pakaikan baju yang tidak membuatnya gerah. Jika suhu udara dingin, pakaikan baju tidur yang cukup hangat. Jika perlu, selimuti dengan selimut tipis untuk lebih menyamankan atau melindunginya dari serangan nyamuk. Pospak pun mungkin perlu dipakaikan jika ketidaknyamanan akibat popok yang basah sampai mengganggu kualitas tidur bayi. Pilihkan pospak yang memiliki daya serap tinggi sehingga tidak mengiritasi kulit.

* Dekorasi kamar yang nyaman
Dekorasi kamar yang menarik akan membuat asosiasi bayi menjadi positif terhadap kamarnya sehingga ia akan senang berada di dalamnya. Dengan begitu tidurnya pun akan lebih nyaman.

* Mandi air hangat
Kalau perlu, bantu bayi yang sulit tidur nyenyak dengan memandikannya pakai air hangat. Ini akan membuat tubuhnya relaks dan lebih cepat tidur. Supaya lebih efektif, setelah mandi susuilah, niscaya ia akan lebih nyaman dan relaks.

* Putarkan lagu/musik
Musik pengantar tidur dapat menciptakan suasan relaks. Putarlah musik tersebut ketika bayi akan tidur. Pilihannya bisa musik klasik yang lembut atau jenis musik lamat-lamat lainnya. Kita juga bisa meninabobokkannya dengan bersenandung atau mendendangkan lagu Nina Bobok sambil mengayun atau membelainya.

* Lakukan pijatan ringan
Pijatan juga menimbulkan efek menenangkan sebagai pengantar tidur. Lakukan pijatan ringan dan lembut dari kaki, tangan, dada, dan perut. Selain pijatan kita juga bisa mengusap-usap punggung, kepala, pipi, atau paha bayi.

Bantu Anak Miliki Tidur Berkualitas

Post

Cara Bayi Bernafas Dalam Kandungan

Cara Bayi Bernafas Dalam Kandungan

janinsehat

Cairan ketuban secara khusus diproduksi untuk janin, untuk menjamin organ-organ janin siap untuk berfungsi setelah lahir. Sang janin, ketika di dalam rahim, menggunakan cairan ketuban untuk berlatih menyesuaikan diri dengan dunia luar dengan cara menelan cairan tersebut secara teratur. Dengan cara ini, lidah sang janin mulai merasakan rasa pahit, rasa manis, rasa asin dan asam. Setelah itu, kelenjar ludah mulai berfungsi.

Cairan ketuban yang ditelan oleh janin akan membuat si janin menyiapkan usus untuk fungsi penyerapannya, dan membuat ginjal bekerja karena perlunya penyaringan konstan cairan tersebut dari darah. Cairan yang diserap dari ginjal dikirimkan kembali ke cairan ketuban, tanpa mencemarinya, karena ginjal memiliki kemampuan, berbeda dengan fungsi nantinya, menyaring dan mensterilkan cairan yang ditelan oleh si janin. Dan cairan ini, sama seperti saat anda membersihkan kolam renang, secara terus menerus dibersihkan dengan bantuan sedikit cairan lain.

Seiring dengan perkembangannya, cairan saluran cerna mulai disekresikan ke dalam lambung agar sistem pencernaan siap sepenuhnya. Dan sel-sel usus janin yang baru terbentuk memperoleh kemampuan untuk membedakan antara gula dan garam dan kemudian mengembalikan produk-produk sisa khusus ke darah sang ibu. Dengan cara ini, baik usus maupun ginjal sama-sama bekerja.

 Cairan ketuban dicerna oleh usus janin setiap 3 jam, berarti delapan kali sehari dan dikembalikan ke ibu melalui darah. Cairan yang tertelan dilepaskan ke kolam cairan ketuban, baik dari rahim ibu maupun dari paru-paru dan ginjal janin tempat cairan tersebut terbentuk. Dengan begitu, jumlah cairan ini, yang sangat penting bagi sang janin, tetap konstan. Karena sistem yang sempurna ini, sistem pencernaan janin bekerja tanpa membahayakan si janin.

Cairan ketuban tidak hanya mempersiapkan sistem pencernaan untuk masa setelah lahir, tapi juga menjamin si janin dapat bergerak lebih nyaman di dalam rahim sang ibu. Janin mengapung di dalam cairan ini sama seperti perahu dayung yang terikat di pelabuhan. Dalam keadaan ini, janin dapat bergerak dengan sangat aman di dalam rahim sang ibu. Cairan ini juga melindungi si janin dari setiap trauma dari luar. Tekanan dari arah manapun terhadap cairan ini disebarkan secara merata ke segala arah sehingga melindungi sang janin dari efek yang membahayakan. Sebagai contoh, jika si ibu berlari, guncangan yang terjadi tidak menimbulkan efek terhadap si janin; sama seperti gabus yang diguncang di dalam tabung yang berisi air. Sistem perlindungan yang sangat sempurna ini telah diciptakan untuk janin, setiap jenis bahaya yang mungkin terjadi telah diramalkan dan tindakan pencegahan terhadapnya pun telah disiapkan. Keberadaan cairan ketuban juga penting bagi kesehatan sang ibu. Cairan ini mengisi seluruh rahim ibu, sehingga saat janin tumbuh dan makin berat, tidak menimbulkan tekanan terhadap rahim. Jika cairan ini tidak ada, janin yang terus tumbuh akan menyebabkan rahim terdesak ke bawah dan tekanan balik yang diberikan dinding rahim akan menyebabkan perkembangan janin yang normal menjadi tidak mungkin. Cairan khusus ini memenuhi kebutuhan penting lainnya bagi janin, yaitu suhu yang tetap. Telah diketahui bahwa cairan menyebarkan panas secara merata. Cairan ketuban didaur ulang secara terus menerus dan memiliki suhu yang tetap. Panas yang dibutuhkan untuk perkembangan janin disebarkan secara merata ke segala arah. Jika terdapat masalah yang berhubungan dengan produktivitas cairan, keberlangsungan penjernihan ataupun penyesuaian volume cairan ini, maka pertumbuhan alami janin akan terganggu. Sebagai contoh, jika jumlah cairan ketuban kurang dari yang dibutuhkan, atau jika cairan ini tidak ada sama sekali, maka serangkaian ketidaknormalan akan mulai terjadi. Anggota gerak si janin lemah dan menjadi cacat, sendi-sendinya menyatu, kulitnya menjadi kendor, dan karena adanya tekanan, wajah menjadi cacat. Masalah yang paling serius adalah perkembangan paru yang terganggu dan si bayi mati segera setelah lahir. Semua ini memperlihatkan kepada kita bahwa sejak dari keberadaan manusia hingga saat ini, produksi cairan ketuban berlangsung secara terus menerus secara sempurna. Tanpa cairan ini, janin tidak dapat berkembang di dalam rahim ibunya. Kenyataan ini sepenuhnya meruntuhkan pernyataan para ahli evolusi bahwa perkembangan terjadi setahap demi setahap pada satu periode waktu. Jika satu tahap dalam penciptaan seorang manusia tidak terjadi, sebagai contoh seperti yang baru kami uraikan, jika produksi cairan ketuban kurang, kelahiran tidak akan pernah terjadi dan ras manusia tidak akan pernah ada.

 Dengan demikian, tidak dapat dinyatakan bahwa cairan ketuban mulai diproduksi setelah suatu periode waktu saat kebutuhan akan cairan ini muncul. Cairan ini harus ada seiring dengan keberadaan janin. Adalah tidak mungkin menyatakan bahwa cairan ini, yang memiliki fungsi yang sangat penting, dibentuk secara kebetulan. Mengatakan bahwa makhluk yang rumit menjadi hidup adalah mengatakan bahwa makhluk tersebut telah diciptakan. Tidaklah mungkin tindakan kebetulan dapat memperhitungkan, menentukan kebutuhan, memilih segala sesuatu yang cocok dengan kebutuhan tersebut dan menggunakannya pada waktu dan tempat yang tepat.

Jelaslah bahwa Tuhan lah yang menciptakan cairan ketuban dan sistem-sistem yang terkait dengannya. Dia juga menentukan berapa jumlah cairan ketuban yang dibutuhkan. “Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, apa yang kurang sempurna dan apa yang bertambah dalam rahim. Dan segala sesuatu ada ukuran di sisi-Nya (Qur’an, 13:8). Persiapan Untuk Nafas Pertama Setelah lahir, hal yang paling penting bagi seorang bayi adalah bernafas; penting bagi paru-paru, yang belum pernah mengenal udara sebelumnya, mengisinya dengan udara dan mulai bernafas. Si bayi, yang sebelumnya menerima oksigen dari darah ibunya, sekarang harus mengambilnya sendiri dari udara dengan paru-parunya. Dan melalui cara yang menakjubkan, paru-paru, yang belum pernah menarik nafas sebelum lahir, mulai bernafas secara normal. Pada saat bayi lahir, Tuhan menciptakan segala sesuatunya telah siap dan menjamin bahwa kesiapan paru-paru telah utuh seperti yang dibutuhkan. Untuk kesiapan paru-paru, diafragma mulai berperan; diafragma terletak di antara lambung dan rongga iga. Diafragma mulai berfungsi saat usia kehamilan menjelang 6 bulan. Awalnya diafragma mengembang dan berkontraksi secara intermitten atau sebentar-sebentar, beberapa kali dalam sejam, tapi setelah lahir ia akan mengembang dan berkontraksi secara terus menerus. Dari sini dapat dilihat bahwa bayi secara terus menerus berada dalam perlindungan khusus, tapi harus diingat bahwa ini bukanlah perlindungan dari si ibu. Saat janin berkembang, si ibu tetap menjalani hidup normalnya, tidak satupun perubahan yang terjadi pada dirinya berada dalam penguasaannya. Walaupun sang ibu ingin campur tangan, dia tidak akan bisa. Semua perkembangan ini terjadi oleh kekuatan abadi Tuhan kita.

Tuhan telah menciptakan semua yang dibutuhkan bagi seorang anak untuk lahir ke dunia sebagai manusia normal dalam cara yang paling mengagumkan. Semua kebutuhan bayi saat ia masih dalam tahap janin dipenuhi, dan sang ibu memikirkan apa yang harus dilakukannya untuk membawa bayinya lahir ke dunia dan memastikan bahwa bayinya akan bertahan hidup.

Walaupun si ibu berfikir untuk melakukan sesuatu, tidak ada yang dapat dilakukannya. Misalnya, memasukkan zat-zat sisa dari tubuh janin ke dalam ginjalnya sendiri, membersihkan dan membuangnya, adalah hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh si ibu sendiri. Adalah Tuhan yang menentukan semua kebutuhan bagi seorang manusia baru untuk terlahir ke dunia dan membangun sistem yang berespon paling baik terhadap kebutuhan tersebut.

Berputar Tanpa Henti

Namun jika janin diam saja alias tak merespon sama sekali rangsangan fisik dan suara yang diberikan, “Justru patut diwaspadai. Bukan tidak mungkin ia tengah mengalami hipoksia berat (kekurangan oksigen).” Salah satu penyebabnya, janin terlilit tali pusat. “Kondisi ini bisa diibaratkan dengan wajah yang tiba-tiba ditutup dengan tas plastik, hingga kita kesulitan atau malah tak dapat bernapas. Dalam usaha membebaskan diri dari kondisi tak bisa bernapas seperti itu, yang bersangkutan pasti akan membuat gerakan-gerakan memberontak.

Itu pula yang akan terjadi dengan janin. Bila terlilit tali pusat, ia akan bergerak sedemikian aktif guna membebaskan diri dari lilitan tersebut. Gerakan tersebut akan dirasakan ibunya sebagai gerakan berputar-putar tak menentu tanpa henti. Akan tetapi setelah beberapa waktu terjadi hal sebaliknya, janin tak banyak gerak atau malah diam sama sekali. Biasanya bila ibu segera menyadari dan bertindak cepat, masih ada waktu kira-kira dua jam untuk menyelamatkan nyawa janin.

Terlilit Tali Pusar

Pada trimester kedua, jika berdasarkan pantauan USG janin terlihat terlilit tali pusat, Taufik menganjurkan ibu lebih waspada. Kondisi demikian, jelasnya, berarti janin memiliki faktor risiko walau tak selamanya kondisi lilitan bakal membahayakan janin. Artinya, meski terlilit tali pusat, janin tetap bisa dilahirkan normal.

Tentu saja ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yakni jika lilitannya tak terlalu kencang hingga janin tak begitu terjerat kuat. Faktor lain adalah tali pusat yang panjang dan air ketuban yang banyak. Sebab, jika air ketubannya sedikit, dikhawatirkan janin akan semakin menekan tali pusat hingga ikatan di lehernya kian kencang. Atau sebaliknya, bila tali pusatnya pendek, makin lama ikatannya makin erat.

Dalam kondisi ini, biasanya dokter akan memantau arus darah pada tali pusat. Bila lebih meningkat berarti jeratannya semakin kuat. “Kondisinya sama saja dengan selang air. Bila selangnya dipencet, semburan airnya kian kencang/deras. Nah, kalau arus darah semakin deras, berarti ada efek penekanan pada tali pusat yang dapat membahayakan janin.” Untuk menyelamatkan nyawa janin, biasanya akan dilakukan operasi untuk mengeluarkan janin lebih cepat.

Namun tak selamanya janin yang bergerak hiperaktif identik dengan hipoksia atau kekurangan oksigen. Bisa juga karena ulah si ibu sendiri. Semisal makan sate kambing. “Sate kambing itu panas, lo, dan bisa meningkatkan denyut jantung yang berimbas janin cenderung hiperaktif. Oleh sebab, ibu hamil tidak disarankan makan sate kambing.

Beda Usia, Beda Gerakan

Gerakan janin, jelas Taufik, berbeda pada setiap usia kehamilan. Gerakan pertama biasanya dirasakan si ibu pada usia kehamilan antara 14-16 minggu yang disebut dengan wickening. Di usia ini janin mulai tumbuh besar dan air ketuban pun tersedia cukup banyak, hingga ibu bisa merasakan janinnya bergerak sedikit. Sensasi yang muncul seperti “dikitik-kitik” atau serasa ada bola kecil menggelinding lembut dalam rahimnya. Tapi tak setiap ibu hamil akan merasakan gerakan janin di usia kehamilan yang sama. Yang belum pernah hamil umumnya agak telat merasakan gerakan awal ini, yakni di atas usia kehamilan 16 minggu.

Sampai usia kehamilan 28 minggu boleh dibilang gerakan janin belum begitu bermakna. Artinya, belum dapat menjadi indikator kesehatan janin seperti pada trimester akhir. Kecuali dengan bantuan alat canggih seperti USG yang memungkinkan mengamati gerakan, bahkan denyut jantung bayi. Gerakan janin baru akan terasa menghebat pada usia kehamilan 28 minggu. Karena proporsi yang paling besar saat ini adalah kepala, maka janin akan berputar-putar bahkan ber”salto” sedemikian rupa agar bisa memposisikan kepalanya ke arah bawah.

Memantau Dengan Tabel Khusus

Untuk memudahkan pemantauan gerakan, buatlah semacam tabel sederhana berisi 3 kolom. Kolom pertama diberi judul “Hari”, yang berikut “Jam”, dan kolom terakhir “Jumlah Tendangan”. “Caranya, tak perlu memegangi perut setiap jam seharian penuh, kok. Cukup setiap 5-6 jam atau 3 kali sehari, pagi, sore dan malam hari. Kalaupun masih dianggap kelewat menyita waktu, bisa dilakukan 2 kali sehari, yakni setelah sarapan dan makan malam.

Teknisnya, tempelkan tangan di atas perut hingga ibu bisa merasakan gerakan janin sekaligus menghitungnya. Ibu harus dalam kondisi relaks, posisi berbaring ke kiri agar rahim tak menekan aorta dan pembuluh darah yang berada di atas rahim. Gerakan janin sendiri biasanya berirama/bergelombang mengingat janin berada di kantong yang penuh air.

Nah, pada trimester akhir di saat janin sudah semakin besar, ruangan yang tersisa dalam rahim pun kian sempit, hingga gerakannya tak lagi leluasa.

Semisal tak bisa melakukan gerakan “salto” seperti di bulan-bulan sebelumnya. Yang masih banyak bergerak hanyalah kaki atau tangannya. Kepala pun tidak banyak bergerak karena umumnya sudah berada di bawah.

Kini, hitunglah setiap kali janin “menendang”, “meninju” atau sekadar berkelit lalu tuliskan dalam tabel. Umpamanya, Kamis jam 08.00, janin bergerak 6 kali. Sementara di hari yang sama, jam 12.00, jumlah gerakannya 4 kali, sedangkan malam hari gerakannya mencapai 10 kali. Maka bila ditotal, gerakan hari itu mencapai 20 kali dan ini masuk kategori normal.

Sebaliknya, jika total gerakan janin sehari kurang dari 10 kali, segera hubungi dokter atau langsung periksakan diri ke rumah sakit. “Di rumah sakit biasanya akan dilakukan rekaman gerakan janin dengan menggunakan kardiotokografi. Dengan alat ini gerakan janin maupun kontraksi rahim bisa ‘terbaca’ lebih baik dan akurat

 

 Cara Bayi Bernafas Dalam Kandungan

Post

Brokoli Mencegah Asma

Brokoli Mencegah Asma

Fresh green vegetable, isolated over white

Salah satu penyakit yang kerap menyerang balita dan orang dewasa adalah peradangan dan pembengkakan saluran pernapasan khususnya penderita asma, rinitis alergi dan radang paru-paru kronis. Brokoli, ternyata mampu menjadi pencegah,dengan cara memberikan senyawa tersebut kepada lebih dari 100 anak balita dan orang dewasa penderita asma selama 3 hari.

Hasilnya? Terjadi peningkatan kadar enzim yang bersifat antioksidan di dalam saluran pernapasan, sehingga melindungi mereka dari radikal bebas, udara terpolusi, serbuk sari, unsur karbon dari asap kendaraan, dan asap rokok.

Penyakit asma ini bisa dicegah dengan konsumsi berbagai makanan sehat. Bahkan, bagi penderita asma, dengan konsumsi makanan yang dianjurkan ini serangan asma pun bisa berkurang. Bagi ibu yang anaknya kebetulan menderita asma tentu akan terbantu dengan membiasakan anak mengkonsumsi aneka makanan ini. Lantas makanan apa saja yang bagus dikonsumsi untuk mencegah dan mengatasi penyakit asma, terutama pada anak-anak?

  1. Alpukat
    Buah berdaging kuning ini mengandung L-glutathione, yakni kandungan anti-asma yang berfungsi sebagai pelindung sel, mencegah kerusakan akibat radikal bebas, serta detoksifikasi tubuh untuk berbagai zat yang berbahaya. L-glutathione ini juga dapat membantu pada peradangan quells sistemik dan memperbaiki usus yang rusak. Hal ini merupakan proses yang pada intinya adalah mencegah terjadinya asma.
  1. Bayam
    Siapa yang tak suka bayam? Sayuran hijau ini mudah dimasak dan kaya akan zat besi. Dengan konsumsi bayam, risiko asma akan berkurang seperti penelitian yang telah dilakukan terhadap 68.535 wanita. Bayam yang biasa dimasak menjadi sayur bening dan akan lezat dicampur jagung pipil ini juga kaya akan vitamin C, betakeroten, dan juga magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh. Penderita asma kekurangan magnesium, sehingga konsumsi bayam yang mengandung magnesium dapat membantu mencegah asma. Pada sebuah penelitian, kosumsi 400 mg magnesium per hari dapat mengurangi gejala asma.
  1. Makanan kaya omega-3
    Ikan salmon merupakan jenis makanan yang kaya akan omega-3. Jika anak-anak mengkonsumsi ikan salmon 200 g per minggunya, maka akan menghilangkan gejala asma pada anak. Ternyata omega 3 ini dapat meningkatkan fungsi paru-paru sehingga bagus dikonsumsi oleh para penderita asma. Selain salmon, sumber omega 3 lainnya juga terdapat dalam ikan tuna, sarden, mackerel, dan walnut.
  1. Pisang
    Buah pisang yang enak dan bisa disantap langsung maupun sebagai campuran sup buah ini ternyata juga bermanfaat dalam mencegah asma. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Imperial College London, ditemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi satu buah pisang setiap harinya dapat mengurangi risiko terserang penyakit asma, yakni seperti mengi hingga 34 %.Wow, hebat ya Mom!
  1. Kubis
    Sayuran berwarna putih yang sering ditemukan di sayur sop atau campuran capcay ini ternyata juga bermanfaat dalam mengusir asma. Kubis merupakan sumber vitamin C yang mampu menangkal radikal bebas dalam proses kontraksi otot polos pada saluran napas dalam. Selain itu, fitokimio beta-karoten yang dikandungnya juga merupakan antioksidan yang dapat mencegah dan mengurangi gejala penyakit asma.
  1. Jahe
    Siapa yang tak tahu jahe. Akar rimpangg yang bisa dijadikan ramuan maupun bumbu masak ini ternyata juga bermanfaat mengatasi gejala asma. Khasiat jahe bisa untuk membersihkan saluran udara dan menghentikan peradangan. Anda bisa menggunakan jahe untuk mencegah sekaligus mengurangi gejala asma dengan membuatnya menjadi minuman jahe hangat atau pun dicampurkan dalam makanan.
  1. Kunyit
    Akar rimpang yang berwarna kuning ini berfungsi dalam mencegah pembengkakan paru-paru dan konstriksi saluran napas saat terjadi serangan asma. Fungsinya melebarkan pembuluh darah dan mengendurkan otot membuat kunyit dijadikan obat alami pencegah kambuhnya asma. Kunyit bisa dijadikan minuman dengan direbus bersama air dan sedikit gula merah supaya tidak terlalu pahit.
  1. Brokoli
    Sayuran hijau bernama brokoli ini ternyata juga ampuh mencegah asma pada anak. dengan memberi senyawa yang mengandung brokoli selama 3 hari kepada sekitar 100 anak yang masih balita dan juga orang dewasa penderita asma. Dari penelitian ini didapati bahwa kadar enzim yang memiliki sifat antioksidan dalam saluran pernapasan meningkat. Antioksidan ini dapat melindungi saluran pernapasan dari radikal bebas, polusi udara, asap rokok, dan asap kendaraan.

 Brokoli Mencegah Asma

Post

Dikuret Setelah Persalinan

Dikuret Setelah Persalinan

kuretase rahim

Kuret merupakan salah satu prosedur yang sering dilakukan pada kasus keguguran dan untuk membantu diagnostik para dokter. Sebenarnya bagaimana kuret dilakukan? Apakah aman untuk wanita? Apa persiapan sebelum dan sesudah prosedur ini? Apa sebenarnya kuret itu? Kuret dalam dunia medis disebut dengan dilatasi dan kuretasi adalah tindakan bedah berupa pengerukan dinding rahim. Bagian dinding rahim yang dikuret adalah endometrium.

Endometrium adalah lapisan yang menebal sehingga bila terjadi pembuahan ovum maka endomterium ini akan menjadi bantalan janin, tetapi bila tidak terjadi pembuahan maka endometrium ini akan meluruh menjadi darah haid. Endometriosis ini kaya akan pembuluh darah dan sangat dipengaruhi oleh keadaan hormonal wanita. Untuk apa kuret dilakukan? Tindakan ini dapat digunakan sebagai cara untuk membantu diagnosa suatu penyakit rahim misalnya : Perdarahan per vaginam yang tak teratur. Perdarahan hebat. Perdarahan per vaginam yang hebat dan lama atau perdarahan hebat setelah menopause bisa menjadi alasan dilakukannya kuret.

Kecurigaan akan kanker endometriosis atau kanker rahim Infeksi rahim Pemeriksaan kesuburan /infertilitas Selain itu kuret dapat dilakukan sebagai pilihan terapi terutama pada : Kasus keguguran atau abortus Tertinggalnya sisa jaringan plasenta (ari-ari) atau sisa jaringan janin di dalam rahim setelah proses persalinan. Janin tidak ada (blighted ovum) Hamil anggur Menghilangkan polip rahim Dengan kemajuan teknologi saat ini, kuret sudah ditinggalkan sebagai sarana diagnostik dokter karena adanya teknologi ultrasonografi (USG) ataupun histeroskopi. Tetapi tindakan ini tetap sebagai pilihan utama untuk terapi pada kasus-kasus diatas.

Kenapa kuret ini penting? Pada kasus keguguran atau tertinggalnya jaringan plasenta setelah persalinan, jaringan yang tertinggal dalam dinding rahim akan menimbulkan hambatan pada rahim untuk berkontraksi. Akibatnya bila rahim tak bisa berkontraksi, rahim tidak bisa menutup pembuluh darah  yang terbuka sehingga perdarahan terus terjadi. Selain itu jaringan sisa ini merupakan tempat berkembang biaknya kuman, sehingga infeksi mudah terjadi. Dengan dilakukan kuret maka semua jaringan yang menganggu akan dikeluarkan dan rahim dapat berkontraksi sempurna sehingga perdarahan pun berhenti dan infeksipun terhindar. Begitu pula dengan keadaan hamil anggur yang bila dibiarkan akan menimbulkan kematian akibat perdarahan jadi harus dibersihkan. Sedangkan pada blighted ovum tidak ada janin yang tumbuh sehingga kehamilan harus diakhiri.

Apa persiapan sebelum kuret dilakukan? Persiapannya tergantung jenis anestesi/bius yang akan anda terima, bila bius umum maka anda harus puasa minimal 12 jam sebelum dilakukan tindakan. Sedangkan, bila bius spinal (separuh badan saja) maka anda harus puasa selama 8 jam sebelumnya.

Persiapan umum lainnya adalah : Hentikan konsumsi aspirin, obat pencahar dan obat flu beberapa hari sebelum tindakan kuret Hindari merokok dan alkohol sebelum kuret dilakukan Hentikan penggunaan obat herbal minimal 2 minggu sebelum kuret dilakukan Pengontrolan terhadap penyakit kronis yang ada Pemeriksaan darah, urin dan tes kesehatan lainnya untuk memastikan kondisi anda fit. Tapi bila kuret dilakukan pada kasus darurat misalnya perdarahan hebat akibat keguguran, maka kuret akan segera dilakukan dengan bius umum.

Bagaimana kuret dilakukan? Setelah anda dibius, maka kaki anda akan diletakkan pada posisi seperti hendak melahirkan (kedua kaki teregang ke samping) kemudian dengan alat bernama speculum, dokter akan membuka vagina anda hingga leher rahim terlihat. Setelah leher rahim difiksasi (ditahan) dengan klem, dokter akan mengukur kedalaman dan sudut rahim dengan alat sonde supaya saat proses dilatasi dan kuret dilakukan alat tidak menembus rahim. Lalu leher rahim akan dibuka secara perlahan dengan memasukkan batang silinder (dilators) mulai dari ukuran yang paling kecil hingga akhirnya leher rahim terbuka seukuran jari. Proses dilatasi berlangsung kira-kira 10 menit.

Setelah jalannya sudah terbuka maka proses kuretase dimulai, dengan alat kuret berbentuk sendok kecil dokter akan melakukan pengerukan secara perlahan ke seluruh dinding uterus hingga bersih. Keseluruhan proses ini akan memakan waktu sekitar 20 menit. Bila anda tidak sedang dalam kondisi gawat darurat, maka proses dilatasi atau pembukaan leher rahim dapat dilakukan perlahan dengan menggunakan batang laminaria yang dimasukkan ke leher rahim 8-20 jam sebelum kuret dilakukan. Batang ini akan mengembang di dalam dan membuka leher rahim secara perlahan. Untuk video proses dilatasi dan kuretase dapat dilihat di dilatasi dan kuretase Apa saja efek samping yang dapat terjadi pada kuretasi? Normalnya anda akan mengalami efek samping berikut setelah kuret dilakukan yaitu : Kram di daerah perut bagian bawah seperti mau menstruasi . Biasanya hanya berlangsung 30 menit – 1 jam, tetapi ada juga yang mengalaminya selama berhari-hari. Perdarahan ringan atau spotting beberapa hari hingga minggu setelah kuret dilakukan. Menstruasi yang terlalu awal atau malah terlambat Tapi komplikasi serius yang mungkin terjadi adalah : Perdarahan hebat .

Hal ini jarang terjadi. Infeksi. Segala tindakan apapun pasti membawa resiko infeksi makanya anda mungkin diberikan antibiotic sebelum dan sesudah kuret dilakukan untuk menurunkan resiko infeksi. Perforasi uterus (robeknya rahim). Hal ini sangat jarang terjadi (1% dari seluruh kasus) dan biasanya timbul akibat alat yang menembus terlalu dalam hingga merobekrahim. Sindroma asherman.

Hal ini terjadi bila pengerukan atau pengikisan dinding rahim terlalu agresif dan dalam akibatnya terbentuk jaringan ikat pada dinding rahim. Akibat sindroma asherman ini anda bisa mandul dan tidak mengalami menstruasi karena dinding rahim tidak normal. Segeralah ke dokter bila timbul perdarahan, demam tinggi, nyeri perut dan bau vagina yang tak sedap setelah kuret dilakukan. Apa yang harus dilakukan setelah kuret dilakukan? Hindari hubungan seksual minimal 2 minggu setelah kuret dilakukan. Jangan gunakan pembalut atau tampon untuk menampung perdarahan atau spotting yang timbul setidaknya selama 2 minggu setelah kuret. Usahakan anda menggunakan kasa steril untuk alas vagina anda.

Jangan melakukan douching Kapan saya bisa kembali beraktifitas? Kuret sebenarnya  termasuk bedah minor jadi setelah proses kuretase, anda dapat beraktivitas kembali 2-3 hari setelah kuret dilakukan. Apakah saya masih subur dan bisa hamil lagi setelah dikuret? Tentu saja anda masih subur dan bisa hamil kembali setelah dikuret. Hanya saja anda perlu konsultasi dengan dokter spesialis kandungan anda mengenai waktu yang tepat untuk hamil kembali. Jadi amankah kuret ini? Tindakan kuret ini aman bagi wanita, bila dilakukan oleh ahlinya hampir tidak ada komplikasi serius yang terjadi.

Prosedur Kuret

Prosedurnya sama antara kuret karena keguguran maupun non keguguran.

1. Persiapan sebelum kuret

Puasa. Saat akan menjalani kuret, biasanya Moms harus mempersiapkan diri. Misal, berpuasa 8 jam sebelumnya agar perut dalam keadaan kosong sehingga kuret bisa dilakukan dengan maksimal.

Cek adanya perdarahan. Dokter akan melakukan cek darah untuk mengetahui apakah pasien mengalami gangguan perdarahan atau tidak. Jika ada indikasi gangguan perdarahan, kuret akan ditunda sampai masalah perdarahan teratasi. Namun tak menutup kemungkinan kuret segera dilakukan untuk kebaikan pasien.

Persiapan psikologis. Seperti halnya persalinan normal, sakit tidaknya kuret sangat individual. Sehingga, kesiapan Moms sangat berperan dalam menentukan hal ini. Bila Moms sudah ketakutan bahkan syok lebih dulu sebelum kuret, munculnya rasa sakit sangat mungkin terjadi. Sebab rasa takut akan menambah kuat rasa sakit. Usahakan menenangkan diri untuk mengatasi rasa takut, pahami bahwa kuret adalah jalan yang terbaik untuk mengatasi masalah yang ada.

Minta penjelasan dokter selengkap-lengkapnya, mulai apa itu kuret, alasan kenapa harus dikuret, persiapan yang harus dilakukan, hingga masalah atau risiko yang mungkin timbul.

2. Saat Kuret

Sebelum dilakukan kuret, biasanya pasien akan diberikan obat anestesi (bius). Ketika melakukan kuret, ada 2 pilihan alat bantu. Pertama, sendok kuret dan kanula/selang. Sendok kuret biasanya dipilih oleh dokter untuk mengeluarkan janin yang usianya lebih dari 8 minggu karena pembersihannya bisa lebih maksimal. Sedangkan sendok kanula lebih dipilih untuk mengeluarkan janin yang berusia di bawah 8 minggu, sisa plasenta, atau kasus endometrium.

3. Perawatan pascakuret

Perawatan usai kuretase umumnya sama dengan operasi-operasi lain. Moms harus menjaga bekas operasi dengan baik, tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat, tidak melakukan hubungan intim untuk jangka waktu tertentu sampai keluhannya benar-benar hilang, dan meminum obat secara teratur.

Jika ternyata muncul keluhan, sakit yang terus berkepanjangan atau muncul perdarahan, segera periksakan diri ke dokter. Mungkin perlu dilakukan tindakan kuret yang kedua karena bisa saja ada sisa jaringan yang tertinggal. Jika keluhan tak muncul, biasanya kuret berjalan dengan baik dan pasien tinggal menunggu kesembuhan.

Dampak Kuret

- Perdarahan. Ini dikhawatirkan terjadi jika jaringan tidak diambil dengan bersih. Untuk itu jaringan harus diambil dengan bersih dan tidak boleh tersisa sedikit pun. Bila ada sisa kemudian terjadi perdarahan, maka kuret kedua harus segera dilakukan. Biasanya hal ini terjadi pada kasus jaringan yang sudah membatu.

- Cerukan di dinding rahim. Pengerokan jaringan pun harus tepat sasaran, jangan sampai meninggalkan cerukan di dinding rahim. Karena dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan rahim.

- Infeksi. Jika jaringan tersisa di dalam rahim, muncul luka, cerukan, dikhawatirkan bisa memicu terjadinya infeksi. Sebab, kuman senang sekali dengan daerah-daerah yang basah oleh cairan seperti darah.

- Perlekatan bagian dalam rahim.

- Masih terdapat jaringan tersisa.

Masih Bisa Hamil Kembali

Bila ada yang bilang usai kuret tak bisa hamil lagi itu keliru. Penyebab sulit hamil, mungkin ada masalah dengan organ reproduksi atau masalah kesuburan. Setelah menjalani kuret, Moms tetap bisa hamil dan memiliki anak lagi. Asal kondisi organ reproduksinya baik, ditambah dengan masa subur yang tidak bermasalah.

Namun, seusai kuret Moms dianjurkan untuk mengistirahatkan rahim sampai benar-benar sehat dan siap hamil. Khususnya bila kuret dilakukan pada saat kondisi hamil tua karena kondisi uterus sudah membesar sehingga perlu istirahat. Namun bila kuret dilakukan pada saat kehamilan masih muda (batasannya hingga 20 minggu) kehamilan bisa dilakukan lebih cepat jika Moms sudah merasa siap.

 Dikuret Setelah Persalinan

Post

Agar Balita Suka Buah

Agar Balita Suka Buah

anak-makan-lagi

Tak sedikit balita yang susah makan buah. Namun, Bunda tak perlu putus asa. Coba dulu beberapa trik berikut ini. 

• Beri bacaan dan film anak-anak yang menggugah kesadaran anak pentingnya makan buah.
• Beri contoh langsung dengan makan buah setiap hari.
• Buatlah snack yang menggunakan buah sebagai salah satu bahannya.
• Jika anak tak mau buah karena tidak suka rasa buah yang asam, tambahkan masu atau vla saat disajikan.
• Ajak balita mengolah salad, jus, dessert dari buah, bersama-sama.
• Beri pujian ketika ia mau makan buah.
Untuk menyiasati balita yang tidak suka makan buah, Anda juga bisa buatkan aneka hidangan berbahan dasar buah. Beberepa resep di bawah ini bisa Anda coba:

- Keranjang Selada
- Puding Agar Saus Nanas
- Puding Kiwi
- Selada Buah
- Keranjang Cokelat isi Buah

www.petiteellekids.com

Agar Balita Suka Buah

Post

Cara Anak Agar Mau Bersosialisasi Dengan Lingkungan

Cara Anak Agar Mau Bersosialisasi Dengan Lingkungan

The-Benefits-Of-Playing-Outside-For-Children

Cara mengasuh anak agar mau bersosialisasi dengan lingkungannya memang tidaklah mudah. Keterampilan anak bersosialisasi mesti diasah sejak dini dengan cara yang mudah dimengerti olehnya. Orangtua haruslah memberi contoh bagaimana seharusnya anak bersosialisasi dengan baik dan benar. Mendidik supaya anak bersosialisasi itu sangat penting, Dengan anak bersosialisasi, banyak hal yang bisa mereka pelajari, seperti sikap toleransi, empati, dan saling berbagi.

Namun, mengingat usianya yang masih kecil, maka peran orang tua dalam mengasuh anak sangat mempengaruhi sikap dan tingkah lakunya. Cara mengasuh anak agar ia mau bersosialisasi adalah mendorong dan mengajaknya untuk mengenal dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Untuk membuatnya agar mau berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, berikut ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua supaya anak bersosialisasi.

  1. Orangtua perlu mengasuh anak untuk mempelajari lingkungan sekitar yang bukan hanya rumah, melainkan juga lingkungan di luar rumah dan sekolah. Hal ini perlu supaya anak bersosialisasi dengan lingkungan sekitar yang dapat membantunya dalam beradaptasi.
  1. Bekali anak dengan pengetahuan mengenai aturan-aturan sosial. Misalnya tidak boleh merebut mainan teman, minta maaf apabila berbuat kesalahan, minta ijin apabila ingin memakai barang teman, dan sebagainya. Aturan-aturan akan membuat anak bersosialisasi dengan baik serta benar.
  1. Berikan contoh orangtua yang pandai bergaul, supel dan peka terhadap aturan sosial. Hal ini merupakan cara mengasuh anak yang baik untuk belajar bersosialisasi.
  1. Sesekali ajak anak berbelanja ke pasar, kemudian ajarkan ia untuk belajar bertanya dengan sopan pada penjual atau melakukan transaksi jual beli. Hal ini selain bisa memberi pengalaman bagi anak, juga bisa melatih kepercayaan diri agar anak bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
  1. Maksimalkan interaksi positif anak dan teman-temannya saat bermain bersama di rumah. Ajak anak menyusun kegiatan yang dapat dilakukan bersama teman-teman sebayanya. Selain anak bersosialisasi, ia dapat memperkaya wawasannya.

Kenalkan anak dengan lingkungan sekitar

Orangtua perlu memperkenalkan pada anak bahwa lingkungan sekitar yang harus dipelajari anak bukan hanya rumah, melainkan juga lingkungan di luar rumah dan sekolah.Hal ini perlu agar anak memiliki wawasan mengenai lingkungan sekitar yang dapat membantunya dalam beradaptasi.

Mulailah dengan membawa anak berjalan-jalan di sekitar rumah.Sambil berjalan Anda dapat memperkenalkan anak pada orang-orang yang Anda kenal yang kebetulan Anda jumpai.Selain itu Anda juga dapat menunjukkan pohon-pohon atau bangunan yang ada disepanjang jalan agar anak lebih mengenal situasi sekelilingnya.

Bila anak sudah waktunya untuk sekolah, Anda bisa menjelaskan pada anak tentang sekolah. Misalnya apa saja yang bisa dijumpai di sekolah, keuntungan apa yang bisa diperoleh dengan bersekolah, dan kalau perlu ajaklah anak mengunjungi sekolahnya sebelum ia mulai masuk sekolah.Dengan memperkenalkan anak dengan lingkungannya, diharapkan anak merasa tidak canggung berada di tengah-tengah lingkungannya.

Ajari anak mengenai aturan-aturan sosial

Untuk dapat diterima oleh lingkungan sekitar, orangtua perlu membekali anak dengan pengetahuan mengenai aturan-aturan sosial.Misalnya tidak boleh merebut mainan teman, minta maaf apabila berbuat kesalahan, minta ijin apabila ingin memakai barang teman, dan sebagainya. Aturan-aturan sosial ini bisa diajarkan kepada anak misalnya melalui kegiatan mendongeng atau membaca buku cerita tentang persahabatan atau melalui film-film yang dapat memberikan pelajaran mengenai aturan-aturan sosial.

Beri contoh yang baik bagaimana bersosialisasi

Aturan-aturan sosial yang sederhana dapat dipelajari anak dengan mengobservasi dan meniru orang tuanya baik secara sadar maupun tak sadar. Misalnya, bagaimana ibu dan ayahnya menyapa saat bertemu tetangga,bagaimana orangtua bersikap sopan dan ramah pada saat menerima tamu,bagaimana orangtua tidak begitu saja masuk ke rumah tetangga tanpa mengetuk pintu / minta ijin dulu, dan sebagainya. Orangtua yang suka bergaul, supel dan peka terhadap aturan sosial akan menjadi model yang baik bagi anak untuk belajar bersosialisasi, sehingga besar kemungkinan kelak anak akan berhasil dalam membina hubungan dengan orang lain.

Beri anak kesempatan bergaul

Melalui kesempatan bergaul, anak dapat mempraktekkan ketrampilan sosialnya, sehingga anak dapat secara langsung melihat hubungan sebab akibat antara suatu tingkah laku dan konsekuensinya.Dengan demikian, diharapkan anak lebih dapat memahami prilaku-prilaku mana yang bisa dan tidak bisa diterima orang lain.Sebagai tahap awal, misalnya mengajak anak tetangga atau kerabat, yang umurnya sebaya dan sudah ia kenal, untuk bermain di rumah. Hal ini biasanya dapat menjadi momen tepat agar anak mulai belajar mempraktekkan ketrampilannya dalam menjalin hubungan dengan orang lain.Selain itu mengajak anak berkunjung ke rumah saudara atau kenalan orangtua juga dapat membantu anak untuk mulai berinteraksi dengan orang lain. Jika anak Anda pemalu, undang anak lain yang lebih muda sehingga memberikan kesempatan pada anak Anda untuk menjadi pemimpin.

Beri kebebasan pada anak untuk bergaul dengan bermacam-macam lingkungan.

Pengalaman anak bergaul dengan berbagai macam lingkungan, dapat memperkaya wawasan anak dalam bersosialisasi. Misalnya sesekali ajak anak berbelanja ke pasar, kemudian minta anak untuk belajar bertanya dengan sopan pada penjual atau melakukan transaksi jual beli. Hal ini selain bisa memberi pengalaman bagi anak, juga bisa melatih kepercayaan diri anak dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu anak juga bisa dibawa mengunjungi panti asuhan agar anak dapat saling berbagi, berempati serta memiliki kepekaan sosial. Berilah kebebasan pada anak untuk bergaul dengan bermacam-macam lingkungan. Namun sebagai orang tua kita perlu memberi bekal pemahaman pada anak mengenai lingkungan yang baik dan kurang baik baginya.Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan cara mengajak anak untuk berdialog dan menceritakan siapa teman-temannya, bagaimana sifat-sifat dan tingkah laku mereka, dan bersama-sama anak mengevaluasi apakah lingkungan tersebut baik bagi anak

 Cara Anak Agar Mau Bersosialisasi Dengan Lingkungan

Post

Rambu Menemani Istri Di Ruang Bersalin

Rambu Menemani Istri Di Ruang Bersalin

suami672

Alih-alih ingin menjadi suami super dengan menemani istri di ruang bersalin, malah membuat runyam proses persalinan. Wajar kok jika suami merasa takut dan khawatir ketika diminta menemani istri bersalin. Agar semua lancar, ketahui dulu rambu-rambunya.

  1. Jangan pingsan. Anda tentunya harus mengetahui apakah Anda takut dan phobia darah atau tidak? Dan ketahuilah, Anda harus siap melihat kesakitan istri ketika melahirkan, terutama jika istri Anda melahirkan secara normal. Jangan sampai pingsan, karena akan mengganggu proses persalinan.
  1. Jangan sibuk SMS-an, memotret tanpa seizin istri atau melakukan kegiatan lainnya dengan hp Anda. Pada saat-saat melahirkan, istri tentunya sangat membutuhkan perhatian dan dukungan Anda. Dengan melakukan kegiatan lain, perhatian Anda akan terpecah.
  1. Jangan blank alias tidak tahu apa-apa tentang proses persalinan. Sebelum Anda ‘nyemplung’ ke ruang bersalin, bekali diri dengan ilmu seputar seluk beluk persalinan.
  1. Jangan panik. Tetap tenang akan memudahkan Anda berpikir jernih saat mengambil keputusan. Lagipula, disaat-saat penuh perjuangan seperti itu, istri Anda membutuhkan penguatan dan penenangan Anda.
  1. Jangan hanya menonton. Coba pelajari cara menjadi pendamping yang efektif bagi istri Anda. Dengan demikian istri Anda benar-benar merasa didukung dan dikuatkan oleh Anda.
  1. Jangan segan meminta kerabat keluar dari ruang bersalin jika istri merasa terganggu. Tetap sopan namun tegas bertindak.
  2. Jangan nekat melihat bayi keluar bila tidak tahan melihat darah. Jangan sampai Anda malah pingsan begitu menyaksikannya. Namun jika Anda merasa kuat, tidak apa-apa.
  1. Jangan mengabaikan istri setelah bayi lahir. Kelahiran bayi memang yang paling ditunggu-tunggu. Namun jangan abaikan istri yang telah berjuang melahirkan. Beri istri ucapan selamat telah menjadi seorang ibu.

Jika sang suami bisa membantu istrinya lebih tenang dalam melahirkan, maka tak ada salahnya untuk turut masuk dalam ruang bersalin. Karena memang melihat proses melahirkan kadang membuat orang takut.

Tapi banyak perempuan yang mempertimbangkan untuk tidak ditemani oleh suaminya, tapi lebih memilih ditemani oleh anggota keluarga lain yang memang sudah berpengalaman dalam hal melahirkan seperti ibu, tante atau bidan.

terkadang suami malah menjadi halangan istri untuk mudah melahirkan tapi justru membuat prosesnya lebih panjang atau lebih menyakitkan.

Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh dua hal, yaitu:

  1. Saat melihat istrinya kesakitan, maka sang ayah akan melepaskan hormon stres yaitu adrenalin. Meskipun berusaha terlihat santai atau positif, tetap saja ia tidak bisa melepaskan rasa cemasnya. Kegelisahan ini bisa menular pada istrinya, sehingga membuat perempuan menjadi tegang atau tidak santai dan membuat proses persalinan menjadi lebih lama dan sulit.
  1. Saat melahirkan sang istri ingin merasa tenang tanpa harus berpikir atau berbicara. Ketika ia ingin berbagi pengalaman dengan suaminya, terkadang hal ini tidak bisa dilakukan sehingga mengganggu proses persalinan.

Meski demikian terkadang ada keajaiban dalam proses melahirkan sehingga memberikan sesuatu yang indah serta menggembirakan. Kondisi seperti itu seringkali melupakan rasa sakit yang dialami istri saat proses persalinan.

Penting atau tidaknya suami ikut serta dalam proses persalinan juga tergantung dari kondisinya. Jika ia memang bisa membantu menenangkan istrinya dan membuat sang istri merasa nyaman, maka tak masalah ia ikut masuk ke dalam ruang bersalin.

Tapi jika suami merasa panik dan takut, sebaiknya tak perlu menemani istrinya di ruang bersalin karena bisa membuat sang istri bertambah stres dan mengganggu proses persalinan.

Bagi Anda calon ayah yang sedang menanti kelahiran anak yang dikandung oleh istri, mungkin ingin menemani istri di ruang persalinan. Agar semua lancar, simak rambu-rambu berikut ini:

Yang boleh Anda lakukan:

  • Persiapkan kondisi fisik Anda dengan baik.
  • Tebalkan kesabaran dan teruslah semangat untuk memberikan semangat.
  • Ciptakan suasana rileks, buatlah istri Anda merasa nyaman dan aman.
  • Berpikir positif akan memberi energy positif bagi istri. Yakinkan istri Anda bahwa dia mampu melakukannya dengan lancar.
  • Bila Anda diminta mengambil keputusan, tetap tenang dan jangan panik.
  • Dalam menghadapi persalinan, bantu istri dengan mengelus kaki, punggung, tangan sambil diiring ngobrol santai.
  • Jika istri masih boleh berjalan-jalan, ajaklah ia berjalan kecil bolak-balik di dekat ruang bersalin.
  • Bantulah istri mandi dengan air hangat, karena air hangat membantu dirinya menjadi rileks.
  • Untuk mengurangi rasa sakit waktu kontraksi, Anda juga dapat mengompresnya dengan handuk hangat di punggung.

Yang tidak boleh dilakukan:

  • Jangan pingsan. Anda harus siap melihat kesakitan istri ketika melahirkan. Bila Anda pingsan justru akan menggangu proses persalinan.
  • Jangan sibuk sendiri karena pada saat-saat melahirkan istri tentu butuh perhatian penuh dan dukungan Anda. Fokus Anda akan terpecah bila melakukan kegiatan lain.
  • Jangan panik. Tetap tenang akan memudahkan Anda berpikir jernih saat harus mengambil keputusan. Jangan menambah kepanikan istri Anda dengan Anda juga panik.
  • Jangan hanya menonton. Coba pelajari situasi dan cara menjadi pendamping yang efektif bagi istri Anda.
  • Jangan segan meminta kerabat keluar dari ruang bersalin jika istri merasa terganggu.
  • Jangan nekat melihat proses bayi keluar bila tidak tahan melihat darah. Jangan sampai Anda malah pingsan begitu menyaksikannya.
  • Jangan mengabaikan istri setelah bayi lahir. Kelahiran bayi memang yang paling ditunggu-tunggu. Namun jangan abaikan istri yang telah berjuang melahirkan. Beri istri ucapan selamat telah menjadi seorang ibu.

Pastikan Anda benar-benar siap untuk menemani istri Anda bersalin. :)

 Rambu Menemani Istri Di Ruang Bersalin