Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Cara Mudah Agar Balita Mau Berjalan

Cara Mudah Agar Balita Mau Berjalan

help-baby-walk Prestasi jika balita sudah lancar melangkah ke sana ke mari. Tugas Anda selanjutnya, perhatikan cara berjalannya. Balita memiliki cara jalan tersendiri kerana hal ini disebabkan jumlah tulang, jumlah otot, kekerasan tulang, kekerasan otot dan jumlah lemak di telapak kaki anak berbeda dengan orang dewasa. Perbedaan struktur ini menyebabkan cara berjalan balita pun berbeda. Ada yang masih normal, ada juga yang  perlu dikoreksi.

  • Berjalan mundur. Cara berjalan ini terbentuk karena balita terbiasa melihat cara berjalan mundur. Ia lalu bereksperimen dengan mencoba cara berjalan seperti undur-undur, untuk menghibur diri sendiri dan membuat orang lain di sekililingnya tertawa. Anda tak perlu khawatir karena hal ini normal. Malah, cara berjalan mundur memiliki bermanfaat melatih keseimbangan anak, memperkuat otot  kaki, melatih konsentrasi, dan menyerap oksigen lebih banyak dibanding berjalan maju.

  • Berjalan jinjit. Berjalan jinjit dilalui anak ketika ia belajar berjalan. Kadang anak sengaja berjalan jinjit untuk menghindari lantai yang dingin, kotor atau basah. Bisa juga ia ingin menunjukkan kemampuan berjalan jinjit kepada Anda meniru gaya penari ballet. Ini normal jika dilakukan sesekali atau beralasan seperti karena lantai basah. Tapi Anda perlu cek ke dokter jika berjalan jinjit dilakukan terus-menerus. Bisa jadi karena ada kelainan pada kakinya, yaitu pangkal otot di belakang tumit atau tendon Achilles pendek, menyebabkan otot depan dan belakang tungkai anak tidak selaras ketika ia berdiri. Latih anak berjalan menapakkan kaki pada berbagai jenis permukaan seperti  pasir, rumput, semen, karpet, dan sejenisnya. Saat belajar berjalan, lepas alas kaki agar kakinya terbiasa bersentuhan dengan beragam tekstur.

  • Berjalan gedebak-gedebuk. Baru berjalan lima langkah ia membentur kursi. Saat berjalan lagi, kakinya tersandung karpet. Tak lama berjalan, tiba-tiba ia belok mendadak dan menyenggol pinggir meja. Anda pun hanya bisa menjerit tertahan melihat cara berjalannya yang gedebak-gedebuk itu. Ini normal karena keseimbangannya belum sempurna, ia sering terjatuh atau menabrak benda. Ahli kesehatan anak meyakini bahwa ceroboh saat berjalan bukan gangguan fisik, dan tidak akan menjadi gaya berjalan yang permanen. Tahapan ini terjadi karena anak masih melatih keseimbangan tubuhnya saat berjalan. Untuk membantunya, tingkatkan pengawasan Anda saat anak berjalan. Pastikan tersedia ruangan yang lapang dan aman untuk melatih keterampilan berjalannya.

  • Berjalan knee- knock. Pernah lihat anak berjalan dengan kedua lutut saling bersentuhan? Normal terjadi saat anak baru bisa berjalan sampai usia 4 tahun, karena cara jalan seperti ini pun bagian dari tahapan proses berjalan hingga menjadi sempurna. cara berjalan ini akan berubah sendiri ketika anak semakin besar dan semakin lihai berjalan.

  • Jalan diseret. Disebut jalan diseret jika anak tidak mampu mengangkat satu kakinya untuk melangkah. Kalau cara berjalan ini terjadi tiba-tiba, kemungkinan kakinya terluka, ditandai dengan ia sering meringis kesakitan saat berjalan. Anak perlu segera diperiksakan ke dokter karena ini tidak normal. Bisa jadi, anak menyeret kakinya karena kondisinya lemah, mengalami parese atau gangguan fungsi sensorik akibat adanya lesi jaringan pada syaraf.

  • Berjalan pincang. Anak berjalan pincang ketika salah satu kakinya lebih kecil dari kaki lainnya, yang membuatnya kesulitan untuk berjalan tegak. Ini menandakan kakinya  bermasalahdan perlu diperiksakan ke dokter agar segera dilakukan penanganan.

Post

Pola Makan Anak Obesitas

Pola Makan Anak Obesitas

obesity-kids

Kelebihan berat badan (BB) adalah kelebihan berat dari BB ideal sesuai tinggi badan, disertai penumpukan jaringan lemak. Berikan pola makan ini pada balita yang memiliki kelebihan BB.

Penyebab dan risiko, terutama pola hidup tidak sehat dan faktor genetik. Kelebihan BB pada anak bisa memicu berbagai komplikasi, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, sindroma metabolik dan penebalan darah jantung.

Atasi dengan mengatur pola makan sehat, yaitu 3 kali makanan pokok dengan selingan buah, batasi onsumsi minuman jus dan minuman ringan (soft drink).

Makanan yang dianjurkan: 

  • Tinggi serat, rendah lemak dan kalori, terutama aneka sayuran dan buah-buahan.
  • Diolah dengan cara direbus, kukus, atau panggang, dan kurangi makanan yang diolah dengan cara digoreng.

Makanan yang dihindari: 

  • Tinggi kandungan lemak, gula, kalori, karbohidrat, dan minyak. Contoh, daging merah berlemak, keju, kulit ayam, cream butter, seafood, makanan yang diproses dengan cara digoreng.
  • Pembatasan konsumsi lemak dilakukan bila anak sudah berusia 2 tahun, dan dilakukans ecara bertahap. Maksimal 30% dari total kalori yang dikonsumsi pada usia 5 tahun. Bila anak berumur di bawah 3 tahun, jangan dilakukan pembatasan konsumsi lemak karena perkembangan otaknya butuh banyak lemak.
  • Minuman bersoda, es sirup, makanan ringan (snack) dalam ekmasan, kentang goreng, aneka jenis makanan yang diberi penambah rasa gurih.

Obesitas pada anak penyebab dan pencegahannya

Saat si Kecil terlihat montok, ibu cenderung menganggapnya lucu dan sehat. Seandainya pun menyadari bahwa bobot si Kecil memang sudah berlebih, kecenderungan untuk menjadi permisif dengan alasan mumpung masih kecil, masih sering terhajadi. Padahal kelebihan berat badan atau obesitas pada usia dini memiliki kecenderungan untuk terus berlanjut hingga si Kecil dewasa. Apakah penyebab obesitas pada anak dan bagaimana mencegahnya?

Kelebihan berat badan pada anak dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Terutama jika orang tua mengindap penyakit diabetes, maka anak-anaknya berisiko untuk mengalami obesitas pada usia muda, meskipun ketika balita mereka memiliki berat badan yang normal.

Selain faktor keturunan, faktor yang paling berperan sebagai penyebab obesitas pada anak adalah pola makan, aktivitas fisik dan pola istirahat yang diterapkan pada si Kecil.

Banyak anak mengalami obesitas karena pola makan dengan porsi yang berlebihan dan pilihan makanan yang terlalu banyak karbohidrat serta lemak, seperti:

  • Permen dan coklat.
  • Minuman yang mengandung banyak gula.
  • Makanan cepat saji (junk food).
  • Kue-kue yang mengandung banyak gula dan coklat.
  • Keju dan kacang-kacangan, dll.

Meskipun demikian, tidak berarti makanan seperti di atas tidak boleh diberikan, si Kecil masih boleh mengkonsumsinya asalkan porsi dan frekuensinya tidak berlebihan. Porsi makan yang pas untuk batita adalah:

  • ¼ dari porsi makan orang dewasa.
  • Minum jus yang terbuat dari 100% buah asli tidak lebih dari 180 ml per hari.
  • Jika ia masih lapar, berikan tambahan berupa sayuran dan buah-buahan yang kaya serat.
  • Biasakan membeli makanan selingan dalam ukuran sekali makan.
  • Jika harus membeli dalam ukuran besar, sajikan pada si kecil dalam wadah terpisah.
  • Susun jadwal makan yang teratur (3x makan besar, 2x makan selingan)

Selain mengatur pola makan, kebiasaan makan bersama sekeluarga juga membantu ibu mengawasi asupan nutrisi yang dikonsumsi si Kecil. Biasakan juga si Kecil untuk selalu aktif dan memiliki jadwal istirahat yang cukup. Anda mungkin berpikir bahwa tidur terlalu banyak dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak, tetapi ternyata riset membuktikan bahwa tidak cukup tidur malah dapat meningkatkan risiko obesitas. Kurang istirahat dapat mengganggu metabolisme dan membuat anak lebih suka untuk nyemil.

Ajak juga si Kecil untuk bermain bersama teman-temannya sehingga ia tetap aktif bergerak, kurangi waktu di depan TV atau bermain games elektronik/komputer karena membuat anak malas untuk aktif bergerak. Anak usia 1-5 tahun dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik selama total 3 jam sepanjang hari, setiap harinya. Lakukan aktivitas ini secara bertahap sepanjang hari, jangan langsung selama 3 jam. Lalu, apa saja aktivitas fisik yang dianjurkan untuk anak usia 1-5 tahun?

  • Anak usia 1-3 tahun
    Anak dianjurkan untuk aktif bergerak lewat permainan-permainan yang aktif, yang didalamnya termasuk gerakan berlari, melompat, dan memanjat. Mereka juga mulai dapat dilatih untuk melakukan gerakan motorik seperti menendang, menangkap, melempar, memukul, dan berguling-guling. Anda juga dapat mengajak anak untuk menari bersama agar dia tidak bosan.
  • Anak usia 3-5 tahun
    Di usia ini, anak sudah bisa melakukan banyak aktivitas. Selain aktivitas-aktivitas seperti anak usia 1-3 tahun di atas, Anda sudah mulai bisa mengajarinya beraktivitas fisik yang melatih kestabilan dan kemampuan mengontrol gerakan seperti naik sepeda. Ajak si Kecil ke taman bermain agar dia bisa beraktivitas fisik sekaligus belajar bersosialisasi dengan teman-teman seusianya.

Ini Dia Diet yang Cocok untuk Anak Obesitas

 

Obesitas tak hanya dialami orang dewasa saja. Tetapi, anak-anak juga banyak pula yang mengalami masalah kelebihan berat badan. Program diet untuk anak-anak pun dilakukan guna mengatasinya. Lalu, program diet seperti apa yang seharusnya diterapkan bagi anak-anak obesitas?

Data terakhir menunjukkan bahwa menitikberatkan olahraga teratur pada program diet bagi anak-anak dan dewasa biasanya tidak membantu mereka menyusutkan berat badannya. “Olahraga memang penting, tapi jangan sampai kita terlalu menekankan betapa pentingnya olahraga, bukan program diet.

hal penting yang harus dilakukan dalam program diet bagi anak-anak dan juga orang dewasa yaitu mengubah pola makan, memperbaiki pola diet, dan mengurangi kalori makanan.

Peneliti menganalisis hasil dari 14 percobaan sebelumnya yang melibatkan remaja kelebihan berat badan. Mereka diminta melakukan program diet dan olahraga atau hanya program mempertahankan berat badan. Program itu berlangsung satu setengah hingga enam bulan.

Kebanyakan penelitian menemukan anak-anak cenderung memiliki indeks massa tubuh (rasio berat badan dan tinggi badan) yang lebih rendah dan presentase lemak tubuh yang lebih kecil setelah mereka melakukan kedua program tersebut. Menambah latihan aerobik seperti jogging dan tari pun tak banyak berpengaruh pada penurunan berat badan. Namun, anak-anak yang melakukan latihan ketahanan tubuh misalnya berlari-larian dengan kawannya, kehilangan lebih banyak lemak tubuh dibanding mereka yang tidak berolahraga.

Latihan ketahanan tubuh selama satu jam atau kurang setiap minggunya menghasilkan penurunan setengah persen lemak tubuh dan peningkatan jumlah otot. “Latihan ketahanan tidak hanya membakar kalori tetapi juga membangun massa otot yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan atau menjaga berat badan.

bahwa untuk melakukan olahraga teratur bisa meningkatkan kadar insulin dan HDL (kolesterol baik) dalam tubuh. “Hal ini sangat penting bagi anak-anak karena membatasi asupan makanan bisa berefek buruk pada perkembangan dan pertumbuhannya.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan sedikit bukti bahwa program di layanan jasa penurunan berat badan dapat memengaruhi indeks massa tubuh anak-anak. Oleh karena itu, untuk program diet dan olahraga teratur mungkin cara yang paling efektif.

“Akan menjadi hal yang berat bagi orang tua menerapkan program diet pada anak-anaknya. Maka dari itu mereka harus memfokuskan waktu mereka”.

Diet Untuk Anak: Perlukah?

Jumlah anak-anak yang mengalami obesitas semakin meningkat. Statistik menunjukkan bahwa 1 dari 10 anak usia sekolah mengalami obesitas atau kegemukan. Apabila terus dibiarkan, mereka akan tetap mengalami obesitas sampai dewasa. Padahal obesitas terkait dengan meningkatnya resiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, sampai penyakit jantung. Belum lagi stigma sebagai anak gemuk dapat melukai kepercayaan diri sang buah hati. Sebagai orang tua, tentunya Anda tidak ingin hal tersebut menimpa buah hati Anda, bukan?

Diet = Solusi?

Seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap tingkat kegemukan anak, beberapa orang tua mulai mengontrol berat badan anaknya. Bahkan beberapa orang tua menerapkan program diet ketat serta memberikan obat pelangsing untuk sang buah hati. Padahal, diet ketat serta obat pelangsing bukanlah solusi terbaik. Anak yang kegemukan harus tetap makan tiga kali sehari ditambah camilan di antara waktu makan. Hal ini dikarenakan anak-anak memerlukan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembangnya. Apabila anak dipaksa diet ketat, pertumbuhan serta kesehatan anak bisa saja terganggu.

Lalu, Bagaimana Solusinya? Sebenarnya, cara untuk memperbaiki kegemukan pada anak cukup mudah. Prinsip yang paling penting yaitu menyesuaikan asupan kalori dengan kebutuhan anak. Berikut adalah beberapa solusi untuk mengatasi kegemukan atau obesitas pada buah hati Anda.

  1. Menyesuaikan asupan kalori
    Kebutuhan kalori dapat bervariasi tergantung pada aktivitas anak. Semakin aktif sang buah hati, kebutuhan kalorinya pun akan meningkat. Namun, perlu diingat bahwa porsi makan si kecil tidak sebanyak porsi makan orang dewasa. Karena itu, berikan porsi yang lebih kecil untuknya. Berikan ia porsi kecil atau sekitar ½ atau 2/3 porsi dewasa ketika Anda mengajaknya makan di luar.
  2. Pola makan 3B : Berimbang, Beragam, Bergizi
    Tujuan dari makan tidak hanya untuk memberikan rasa kenyang tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Anak yang sedang bertumbuh membutuhkan asupan zat gizi yang beragam, mulai dari karbohidrat, lemak, dan protein, sampai vitamin dan mineral, khususnya kalsium, zinc, magnesium, fosfor, serta vitamin B, dan vitamin D.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang beraneka ragam tersebut, usahakanlah mengombinasikan berbagai jenis makanan yang mencakup sayur-sayuran, buah-buahan, sumber karbohidrat, daging, makanan laut, protein nabati serta susu.

Selain beragam, nutrisi yang diberikan pun harus seimbang. Karbohidrat dan lemak memang diperlukan, tetapi jangan sampai asupan kedua jenis nutrisi tersebut berlebih sehingga menggantikan asupan makanan bergizi seperti susu, sayuran, dan buah-buahan. Mengurangi asupan makanan yang manis-manis dan tinggi lemak merupakan pilihan bijak untuk mencegah kelebihan kalori yang berdampak pada obesitas.

  • Vote for Better Option
    Mengatur pola makan bukan berarti lantas meniadakan konsumsi nutrisi tertentu sama sekali. Kunci pengaturan pola makan adalah menggantikan pola makan yang ada dengan pilihan yang lebih sehat. Sebagai contoh, apabila anak Anda terbiasa makan ayam goreng, cobalah gantikan dengan ayam bakar atau sup ayam yang lebih sedikit kandungan lemaknya. Kentang goreng atau french fries dapat digantikan dengan mashed potato, konsumsi daging merah dapat digantikan dengan ikan, dan sebagainya. Tetap sediakan makanan yang disukai anak, namun dengan pilihan yang lebih sehat.
  • Olahraga dan Aktivitas Fisik
    Ajak anak Anda untuk berolahraga! Bermain badminton, bulu tangkis, atau berenang bersama merupakan aktivitas yang menyenangkan dan juga menyehatkan. Apabila sang buah hati suka bermain game, siasati dengan memberikannya games yang merangsang aktivitas fisik seperti Nintendo Wii, simulasi dance, dan sebagainya. Aktivitas fisik akan meningkatkan penggunaan kalori menjadi energi sehingga membantu memperbaiki keseimbangan kalori. Penelitian pun menunjukkan bahwa anak yang rutin berolahraga lebih jarang terkena obesitas serta lebih jarang sakit dan terkena gangguan kesehatan dibandingkan anak yang tidak rutin berolahraga.
  • Pilah-Pilih Minuman
    Tak jarang, kita hanya menyeleksi makanan yang kita makan, tapi tidak mengontrol apa yang kita minum. Padahal, kegemukan bisa saja disebabkan oleh minuman manis yang tinggi kalori. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi minuman manis atau minuman bersoda cenderung lebih gemuk dibandingkan anak-anak yang tidak mengonsumsi minuman tersebut.

Tidak ingin hal tersebut terjadi pada buah hati Anda? Selalu ajarkan mereka untuk minum air putih! Air putih adalah minuman yang paling baik untuk menggantikan cairan tubuh serta tidak menimbulkan resiko kesehatan. Karena itu, selalu pastikan buah hati Anda minum 8 gelas air putih per hari untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuhnya.

Pola Makan Anak Obesitas

Post

Makanan Yang Disukai Balita

Makanan Yang Disukai Balita

Infant Eating Baby Food

Berbagai permasalahan makan pada balita sering memusingkan para orangtua. Susah makan, tidak suka makan buah/sayur, hingga picky eater. TahukahBunda dan Ayah, sebenarnya  makanan apa yang disukai balita? Cek di bawah ini.

  • Tekstur makanannya mudah dikunyah, lembut atau renyah.
  • Aroma  tidak terlalu tajam, dan citarasanya tidak terlalu asin, manis atau berbumbu.
  • Suhu jangan terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Warna tidak kusam atau pucat. Bila menggunakan pewarna, gunakan jenis yang alami –misalnya warna hijau dari daun suji atau warna kuning dari kunyit.
  • Bentuk menarik, dan bila mungkin lucu. Gunakan cetakan kue atau alat pemotong khusus untuk memotong keju, roti tawar, sayuran atau buah dan atur letaknya, misalnya potongan apel menjadi kelopak bunga, atau roti tawar sebagai sebentuk wajah.
  • Ukuran tidak terlalu besar, sehingga mudah dipegang anak, namun tidak juga terlalu kecil agar anak tidak tersedak.
  • Kaya variasi ia tidak akan merasa bosan bila Anda menyiapkan bekal yang berbeda setiap hari untuknya. Selain itu, tubuhnya juga akan menerima tambahan asupan zat gizi yang beragam. (me)

 Makanan Yang Disukai Balita

Post

Dasar Gerakan Senam Kegel

Dasar Gerakan Senam Kegel

 kegel-alternatives

Gerakan senam kegel dapat menguatkan otot seputar vagina dan perut kencang. Seks pun makin “mencekeram”!

Berikut ini dasar gerakan senam kegel:

  1. Berbaring telentang, tangan di samping tubuh. Buka kaki 30 cm dan tekuk lutut, telapak kaki menyentuh lantai. Sangga pundak dan kepala dengan bantal.

  1. Relaks, kendurkan sleuruh otot tubuh kecuali otot PC (otot dasar panggul/pubococcygeus muscles). Bernapas normal dan hindari menegangkan atau menggerakkan paha, bokong, dan otot perut selama berlatih.

  1. Gerakan lambat. Kontraksikan otot PC perlahan-lahan dari irngan hingga maksimal, tahan 4 detik. Lemaskan dan relaks, 4 detik. Lemaskan dan relaks, 4 detik. Ulangi 5 kali. Tingkatkan secara bertahap hingga mencapai 10 detik baik untuk kontraksi maupun relaks.

  1. Gerakan cepat, kontraksikan otot PC, tahan 1 detik, lemaskan 1 detik. Ulangi 5 kali. Perbanyak ulangan kontraksinya secara bertahap.

Senam kegel semula dikembangkan sebagai cara untuk mengendalikan keinginan buang air kecil atau besar disaat menjelang melahirkan bagi perempuan hamil.
Seiring berkembangnya kebutuhan dan setelah diketahui bahwa terdapat manfaat lain dari senam kegel ini,maka kemudian senam kegel dikembangkan menjadi sebuah senam yang bisa membuat otot otot dibagian bawah tulang panggul atau disekitar kemaulan menjadi lebih kuat.

Berikut ini adalah cara melakukan senam kegel:
~ Kencangkan otot vagian dengan gerakan seperti menahan buang air kecil,Tahan selama kurang lebih 5 detik Kemudian lepaskan perlahan

~ Ulangi gerakan selama 5 – 10 kali Pada dasarnya senam kegel bisa dilakukan dimana saja dan dengan posisi apa saja.Kita bisa
melakukan senam kegel tanpa harus diketahui orang lain,bahkan orang yang sedang duduk disamping kita sekalipun.Bila dilakukan dengan rutin,kita akan bisa merasakan manfaatnya saat
sedang bercinta dengan pasangan kita.

Melakukan senam kegel juga dipercaya bisa membantu menyempurnakan otot-otot cincin dilubang pengeluaran,baik saluran kecing maupun poros usus.Sehingga senam kegel sangat dianjurkan bagi perempuan yang sering merasakan ingin buang air kecil karena stress.

Penemu senam kegel ini sendiri juga mengatakan
bahwa senam kegel ini bisa memberikan beberapa manfaat bagi perempuan.Dengan otot-otot disekitar vagina yang terlatih bisa membantu perempuan dalam upaya pencapaina orgasme,bisa membuat orgasme lebih kuat,serta bisa membuat vagina menjadi lebih peka

~ KESIMPULAN DASAR senam kegel:
- Kencangkan otot vagina dengan gerakan seperti menahan buang air kecil
- Tahan selama kurang lebih 5 detik Kemudian lepaskan perlahan
- Ulangi Contoh senam kegel diatas selama 5 – 10 kali

* Manfaat senam kegel
- Mengencangkan otot ms. V
- Mencegah ejakulasi dini(bagi pria)
- aDaerah intim jadi sensitif dan lebih peka.
- Menambah kemaksimalan dalm bercinta

# Untuk yang suka latihan senam ibu,kadang ada istirah SENAM BL..BODY LANGUAGE Pasti pernah dengar instruktur berkata,’jepit,tahan,lepas-jepit,tahan,lepas’ Nah itu adalah gerakan kegel yg dimasukan pada gerakan body language..fungsinya sama untuk mengencangkan otot panggul.

PERHATIAN
Dilarang melakukan latihan kegel berbarengan saat buang air kecil,karena akan berakibat infeksi kandung kemih(sakit pipis)

Dasar Gerakan Senam Kegel

Post

Menyusui Itu Melangsingkan

Menyusui Itu Melangsingkan

miranda-kerr-breast-feeding-210095210


Lemak tubuh yang ikut terpakai untuk membentuk ASI adalah bonus bagi
 bundayang ingin kembali ramping. 

Membakar lemak. Aktivitas menyusui ternyata dapat membakar sebagian lemak Anda. Dalam sehari, kegiatan menyusu membakar sekitar 6000 kalori! Ini sama dengan berlatih aerobik selama 2 jam. Bahkan, pernah ada penelitian yang dipublikasikan Journal of American Dietician Association yang mengatakan, ibu yang menyusui eksklusif, lingkar panggul dan berat badannya turun secara signifikan dalam satu bulan paska melahirkan. Dan menurut situs laktasti La Leche League International, penurunan berat badan tersebut bisa sampai 0,6-0,8 kg per bulan.

Bagaimana lemak bisa berkurang? Menyusui perlu energi yang akan diambil oleh tubuh dari lemak yang tertimbun selama hamil. Itu sebabnya, perubahan berat badan yang terjadi adalah hasil dari keseimbangan antara energi yang Anda konsumsi (makanan) dan energi yang Anda bakar (aktivitas fisik).

Ada syaratnya! 

  • Menyusui eksklusif.
  • Banyak minum minuman sehat, seperti susu, jus buah, dan air putih.
  • Jangan trelalu banyak mengkonsumsi makanan berkalori tinggi tetapi rendah nutrisi, seperti keripik kentang, soft drink, kue-kue dan permen.
  • Banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan daging tanpa lemak.

Menyusui tapi tetap gemuk? Coba lihat kembali pola makan Anda. Jangan-jangan Anda makan berlebihan (terlalu banyak kalori). Jangan makan berlebihan dengan alasan menyusui, makanlah dengan pola yang benar dan gizi seimbang.

Tanamkan dalam pikiran Anda, bahwa menyusui untuk memberikan yang terbaik untuk buah hati, bukan semata-mata demi tubuh langsing. Langsing adalah “bonus.” Jadi, tak usah buru-buru ingin tampil langsing seperti sebelum hamil.

Setelah hamil 9 bulan dan menjalani proses melahirkan yang melelahkan, tentunya Bunda sangat senang setelah sang bayi lahir. Di sela kesibukan mengurus si kecil, tentunya tidak ada waktu khusus untuk melangsingkan badan setelah melahirkan. Bila Bunda mengurangi makan, Bunda pasti khawatir kualitas ASI untuk sang bayi akan berkurang. Padahal, ibu menyusui memerlukan kalori lebih banyak dibandingkan masa-masa ketika hamil. Lalu, bagaimana cara melangsingkan badan setelah melahirkan tanpa menyita waktu?

Menyusui dengan ASI juga dapat melangsingkan badan setelah melahirkan, karena membantu mengembalikan hormon tubuh menjadi seperti sebelum hamil. Namun, ada cara lain yaitu dengan memilih makanan cemilan yang membantu proses metabolisme tubuh. Sayuran, daging, ikan, dan makanan berserat tinggi adalah makanan-makanan yang dapat membantu melangsingkan badan setelah melahirkan karena membantu metabolisme tubuh. Di bawah ini, terdapat 10 contoh bahan makanan yang dapat dijadikan cemilan di saat lapar :

1)      Wortel dan seledri

Keduanya sangat rendah kalori. Penyajiannya sangat mudah. Cukup direbus saja lalu jadikan sebagai cemilan di saat lapar.

2)      Grapefruit

Buah ini mirip jeruk bali, tetapi lebih kecil. Grapefruit berkalori sangat rendah, namun berserat tinggi sehingga tubuh membakar kalori untuk mengurainya. Buah ini juga merendahkan insulin yang memerintahkan tubuh menyimpan lemak.

3)      Apel

Sama seperti grapefruit, apel juga berkalori sangat rendah namun membuat tubuh membakar kalori untuk mengurainya.

4)      Kalkun

Daging kalkun berprotein tinggi dan melancarkan metabolisme tubuh. Untuk menambah asupan kalsium, makanlah bersama dengan keju. Makanpun terasa lebih nikmat.

5)      Almond

Kacang ini mengandung fatty acid yang melancarkan metabolisme tubuh

6)      Yogurt

Selain baik untuk pencernaan, kandungan protein di dalam yogurt membuat tubuh membakar kalori untuk mengurainya.

7)      Kacang-kacangan

Selain mengenyangkan, kacang-kacangan mengandung protein dan serat yang tinggi sehingga tubuh membutuhkan kalori untuk mengurainya.

8)      Gandum atau havermouth / oatmeal

Sama seperti grapefruit, gandum mengandung banyak serat dan merendahkan insulin yang mengatur penyimpanan lemak di dalam tubuh.

9)      Susu kacang kedelai

Pilihlah susu kacang kedelai tanpa gula untuk mengurangi kandungan kalori di dalamnya.

10)   Kayu manis

Rempah ini membantu mengatur kadar gula dalam darah dan juga mengatur metabolisme gula agar lebih efektif.

Ngemil dalam jumlah sedikit tetapi sering lebih baik daripada langsung makan dalam jumlah banyak. Jangan tunggu hingga lapar untuk menghindari ngemil dalam jumlah banyak sekaligus.  Dengan jenis-jenis makanan di atas, melangsingkan badan setelah melahirkan menjadi lebih praktis.

Menyusui Itu Melangsingkan

Post

Makanan Sehat Untuk Si Kecil Yang Sedang Sakit

Makanan Sehat Untuk Si Kecil Yang Sedang Sakit

 o-BABY-FOOD-facebook

Makanan sangatlah penting bagi anak Anda yang sedang dalam masa pertumbuhan. Apalagi jika anak Anda sedang sakit Ladies. Tidak sembarang makanan dapat Anda berikan. Seperti yang dilansir dari boldsky.com, ini lho Ladies makanan sehat yang dapat Anda berikan pada si kecil ketika mereka sakit.

Sereal dan biskuit

Sereal dan biskuit dapat diberikan sebagai sarapan ketika si kecil sedang sakit. Dua jenis makanan ini dikenal sebagai sarapan untuk diet. Selain mudah dicerna, sereal dan biskuit juga sehat.

Telur

Telur adalah makanan yang mengandung banyak nutrisi dan sehat. Anda dapat membuat berbagai jenis makanan dengan bahan telur. Jika anak Anda bosan dengan telur rebus, Anda dapat memasak telur dengan cara yang berbeda.

Makanan ringan

Buah-buahan atau makanan ringan yang Anda buat sendiri bisa menambah nafsu makan si kecil. Jangan pilih jajanan yang tidak sehat di luar sana ya Ladies. Kami sarankan supaya Anda menyiapkan sendiri jajanan sehat yang disukai anak Anda yang sedang sakit.

Salad buah

Karena salad buah terdiri dari berbagai macam buah, maka kandungan vitamin, mineral, dan zat besi yang ada di dalamnya juga tinggi. Nutrisi penting yang ada pada salad buah, dapat membuat anak Anda lebih sehat dan kuat.

Susu

Biasanya kalau anak sakit, minum susu akan membuat dia ‘eneg’ ya Ladies. Anda dapat menggantinya juga dengan produk olahan susu. Kombinasi susu dan buah juga dapat memberikan energi lebih pada anak Anda.

Variasi makanan

Si kecil yang sedang sakit biasanya rewel ya Ladies. Jadi kami anjurkan untuk memberikan variasi makanan dalam makanan mereka. Jangan mengulang resep yang sama pada sarapan dan makan siang. Tapi usahakan makanan yang dikonsumsi si kecil tetap sehat dan lezat.

Nasi tim

Sayuran tetap harus masuk ke dalam perut anak Anda meskipun ia sakit. Jadi Anda dapat memasak nasi tim dengan sayuran dengan rasa yang lezat untuk anak Anda.

Kue susu

Kue yang mengandung susu cocok untuk makan malam si kecil. Takutnya, ia malah tidak bisa tidur jika Anda memberi mereka makan berat. Memilih kue yang mengandung susu adalah pilihan yang tepat.

Makanan kaya protein

Protein sangat dibutuhkan untuk masa penyembuhan anak Anda. Keju dan yogurt adalah contoh makanan dengan protein tinggi. Anda dapat mencampur potongan-potongan keju pada makan siang si kecil. Anda juga dapat memberikan puding atau es krim supaya si kecil tambah doyan makan.

Daging

Anda juga dapat memberi ikan, daging, atau ayam untuk si kecil. Tetapi ingat ya Ladies, hindari memasak bahan tersebut dengan digoreng. Anda bisa mengukusnya dan dicampur dengan nasi tim tadi.

Banyak sekali berbagai penyakit yang bisa menyerang anak balita. Pada umumnya anak seringkali mengalami gangguan seperti demam, influenza, batuk, infeksi, serta gangguan pada pencernaan seperti diare. Beragam penyakit tersebut dapat diakibatkan oleh bakteri, virus juga jamur. Selain diberikan pengobatan medis, anak yang sedang dalam kondisi sakit membutuhkan asupan gizi yang cukup supaya bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Sebab dengan memberikan asupan nutrisi yang baik, diharapkan anak cepat sembuh dari penyakit yang di deritanya itu dan sehingga daya tahan tubuh anak semakin meningkat.

Ketika anak dalam kondisi sehat, mereka juga kadang susah makan, apalagi dikala anak sedang sakit. Sebagai orangtua hal wajar bila anda merasa cemas juga takut apabila anak tidak kunjung sembuh dari sakitnya sebab asupan makanan dan nutrisi berkurang sebab mereka sulit makan. Namun tentunya jangan putus asa, berikut ini ada beberapa tips dan kiat khusus supaya anak balita mau makan pada saat sakit.

 

1. Makanan Anak Harus Bergizi
Faktor usia pada anak merupakan masa pertumbuhan, untuk itu dibutuhkan nutrisi seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air. Dengan memberikannya makanan yang mengandung gizi lengkap, tentunya proses pertumbuhan anak dapat berjalan baik serta daya tahan tubuh anak juga dapat meningkat sehingga mereka cukup kebal dari serangan penyakit. Ketika anak sakit, asupan nutrisi untuk mereka harus diperhatikan. Berikan makanan yang mengandung gizi lengkap juga porsi yang cukup.

2. Memberikan Porsi Kecil
Pada saatr anak sakit, seperti sakit flu yang disertai dengan demam atau batuk, mulut anak biasanya terasa kering sehingga pada saat makan, tentunya makananpun menjadi terasa pahit. Karena itu selera makan mereka juga pasti berkurang. Untuk itu berikan anak makanan dalam porsi kecil tetapi sering. Hindari memaksa anak makan dalam jumlah yang banyak ketika mereka sulit makan. Sebab memaksa anak makan hal tersebut justru akan membuat anak semakin tidak mau makan.

3. Ciptakan Suasana Menyenangkan
Pada saat waktunya memberi anak makan, ciptakan suasana yang menyenangkan buat anak, misalnya saja memberinya makan sambil melihat film kartun kesukaan atau sambil diberikan mainan kesukaanya. Karena dengan suasana menyenangkan tersebut anak biasanya lebih mudah diberikan makanan.

4. Berikan Jenis Makanan Kesukaan

Anak balita sangat menyukai makanan rasa manis. Pancing selera makan anak dengan cara memberikan makanan kesukaan itu. Kalu anak terlihat senang biasanya mereka mau makan. Sebaiknya berikan makanan yang lebih berat juga bergizi. Misalnya nasi tim hati sapi, bubur ayam atau nasi dengan lauk yang disukai anak. Usahakan menu masakan yang dibuat merupakan masakan kesukaan anak, untuk menumbuhkan agar selera makannya meningkat.

5. Buat Makanan Bertekstur Lunak
Pada anak yang sakit bisanya sulit makan. Cobalah memberinya makanan yang bertekstur lunak, misalnya saja puding buah, cream soup tomat, makaroni panggang atau makanan lain seperti  pure kentang dengan campuran susu serta daging cincang. Makanan bertekstur lunak lebih mudah ditelan serta dicerna oleh anak yang sedang sakit.

6. Hindari Makanan Berbumbu Tajam atau Berlemak
Untuk anak yang sakit, misalnya mengalami gangguan pencernaan seperti diare, mual, atau muntah ada baiknya diberikan makanan yang tidak berbumbu tajam, seperti cabe, lada, juga asam. Hindari juga memberikan makanan yang mengandung banyak berlemak. Karena makanan berlemak dapat meningkatkan asam lambung serta merangsang rasa mual dan bisa berakibat anak muntah.

7. Berikan Makanan Yang Hangat
Memberi anak makanan hangat seperti sup ayam, cream soup jamur, sup tomat atau sup jagung manis  sangat ocok diberikan sewaktu anak sakit. Sebab selain memiliki gizi yang padat, makanan hangat tersebut juga memiliki aneka rasa yang beraroma lezat dan tentunya dapat mengundang selera makan anak.

8. Mencukupi Kebutuhan Cairan
Kondisi anak yang sakit yang disertai demam juga berkeringat. Biasanya kekurangan cairan, untuk itu memberinya cairan sangat penting, berikan air putih, susu, sup, atau jus sari buah. Dengan memberikan minuman atau makanan yang mengandung banyak cairan tubuh anak dapat terhindar dari dehidrasi. Selain itu makanan cair sangat mudah dicerna dan nutrisinya lebih cepat diserap tubuh.

9. Penting Memberi Anak Minuman Susu
Asupan minuman seperti susu penting sekali diberikan bagi anak yang sakit. Sebab gizi yang terkandung di dalam susu sangat lengkap dan mudah dicerna serta mampu menutupi kekurangan zat gizi akibat selera makan anak yang menurun selama sakit yang menyebabkan anak susah makan. Sebaiknya usahakan memberi anak susu yang memiliki rasa paling disukai anak, sehingga menggugah selera makan anak dan membuatnya lebih mudah makan.

10. Perhatikan Jadwal Minum Obat
Sebagai orang tua tentunya anda harus lebih cermat bila perlu tanyakan kepada dokter mengenai jenis obat yang akan diberikan untuk anak yang sakit. Biasanya obat ada yang diberikan sebelum makan atau setelah makan. Untuk itu perhatikanlah jadwal resep pemberian obat tersebut sesuai anjuran dokter. Sebab kesalahan waktu memberikan obat ini bisa mengakibatkan ganguan pada kesehatan anak, misalnya saja iritasi lambung, bahkan bisa menghambat proses penyerapan nutrisi makanan serta dapat mengurangi efektivitas kerja obat tersebut.

 

4 Makanan Sehat Cegah Anak Sakit di Musim Hujan

 

Saat musim hujan anak-anak akan rentan terhadap penyakit. Mulai dari radang tenggorokan, batuk pilek, demam, tipus hingga demam berdarah. Kondisi tubuh yang kurang fit membuat antibodi anak menjadi melemah. Hal ini dikarenakan suhu yang rendah ditambah udara yang lembap membuat virus dan bakteri cepat berkembang.

di musim hujan sangat penting untuk orangtua lebih memperhatikan asupan makanan dan aktivitas anak. “Menjaga kesehatan anak saat hujan turun terus menerus memang harus lebih intens. Meningkatkan antibodi dan stamina anak bisa dilakukan melalui pemberian asupan makanan bergizi dan bernutrisi,

Menjaga pola makan teratur dan memerhatikan asupan gizi serta nutrisi dan memperbanyak mengonsumsi ASI untuk bayi menjadi salah satu cara agar anak tetap sehat selama musim hujan. Bahkan, bilamana diperlukan anak bisa diberikan tambahan suplemen vitamin untuk menjaga imunitas tubuh. Nah, berikut jenis makanan yang wajib dikonsumsi anak saat musim hujan untuk mencegah anak jatuh sakit.

Salmon

Ikan salmon dikenal sebagai makanan yang kaya akan kandungan Omega-3 yang tinggi. Selain itu, salmon juga mengandung Vitamin A dan asam amino yang mampu merangsang pertumbuhan serta perkembangan sel otak. Tidak hanya itu saja, mengonsumsi salmon di saat musim hujan juga bisa membantu untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Karena salmon mengandung nutrisi yang membantu penyerapan gula dalam tubuh sehingga tubuh tetap fit dan mampu menangkal virus bakteri penyakit. Kamu bisa menyediakan ikan salmon sebagai menu favorit Si Kecil saat musim hujan.

Susu

Pemberian ASI lebih sering selama musim hujan bisa membantu anak untuk meningkatan imunitas tubunya sehingga tidak mudah jatuh sakit. Nah, untuk anak di atas dua tahun atau sudah tidak lagi menyusui, kita harus tetap memberikan asupan susu setiap hari. Minum susu dua gelas sehari akan membantu anak tetap sehat. Apalagi, jika susu yang diberikan adalah susu rendah lemak dengan kandungan vitamin D yang tinggi sangat baik untuk mencegah flu.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau memiliki nutrisi tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh selama musim hujan karena sayuran hijau kaya akan vitamin dan mineral. Agar kesehatan anak tetap terjadi selama musim hujan, sisipkan sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kacang panjang, sawi dalam menu makanannya.

Buah
Untuk menjaga kesehatan anak selama musim hujan perbanyaklah memberikan buah segar karena buah kaya akan kandungan vitamin. Berikan buah yang kaya akan vitamin C seperti jeruk, melon, kiwi, stroberi dan pepaya di sebagai camilan sehatnya.

 Makanan Sehat Untuk Si Kecil Yang Sedang Sakit

Post

Tips Memilih Jajan Sehat Untuk Anak

Tips Memilih Jajan Sehat Untuk Anak

jajanan-sekolah-ilustrasi-_110526210957-952

Membiasakan balita jajan sangat tidak sehat. Belum lagi intaian penyakit yang mengancam balita bisa saja melalui jajanan di sekolah. Tidak harus stop jajan sama sekali, tapi ajari balita memilih jajanan yang sehat.

  1. Jelaskan pada anak untuk menghindari jajanan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Contohnya jajanan yang manis dan berwarna menyolok, seperti sirup merah atau oranye, permen, es, dan kue mengandung bahan pengawet dan pewarna yang berbahaya bagi tubuh.
  1. Beri tahu balita tempat jajan yang sehat dilihat dari sudut pandang kebersihan tempat, jenis-jenis menu sehat. Misalnya, pilih menu yang mengandung bahan sayuran.
  1. Beri contoh memilih makanan yang sehat di pasar swalayan dengan melihat label informasi tanggal kadaluwarsa, kandungan bahan dan gizi, nomor pendaftaran resmi produk, dan memeriksa kualitas kemasan.
  1. Saat mendampingi anak menonton aneka jenis iklan makanan dan minuman di TV, beri pengertian bahwa yang dilihatnya belum tentu baik untuk kesehatan tubuhnya.

Untuk menghindari bahaya tersebut, ketahui cara-cara membeli pangan yang aman. Dalam modul lima Kunci Keamanan Pangan yang diterbitkan BPOM dijelaskan langkah aman membeli pangan dari bahaya biologis, kimia, dan benda lainnya.

Pertama, beli di tempat yang bersih. Misalnya, lokasi penjualan bersih dan terlindung dari sinar matahari, debu, hujan, dan angin. Jangan membeli pangan yang dijual di tempat yang kotor atau ada sampah.

Pangan yang dijual diletakkan di atas meja, tak hanya dialasi plastik di lantai atau tanah. Meja untuk makan dan penyajian pangan selalu bersih. Pangan yang disajikan ditutup untuk melindunginya dari pencemaran.

Kantin atau alat penjualan dari pedagang keliling bersih, tidak ada serangga dan binatang peliharaan di sekitarnya. Peralatan makan selalu bersih, air pencuci peralatan juga ber sih, dan selalu diganti. Serta memiliki fasilitas cuci piring.

Kedua, beli dari penjual yang sehat dan bersih. Penjual tidak sakit dan bila ada luka, sudah ditutup dengan plester. Kuku dan tangan penjual bersih, juga baju penjual dan perlengkapan lainnya seperti celemek dan tutup kepala harus bersih.

Penjual selalu mencuci tangan dengan baik dan teratur. Penjual memegang pangan dengan alat bantu yang bersih (tidak dengan tangan) dan penjual tak melakukan merokok, meludah, makan, memegang rambut, hidung, wajah, atau yang lain.

Ketiga, pilih makanan yang telah dimasak. Pilih makanan berkuah yang disajikan panas. Hindari mengkonsumsi pangan yang terlihat kurang matang.

Keempat, beli pangan yang dipajang, disimpan, dan disajikan dengan baik. Wadah penyimpanannya bersih. Jika memilih sendiri gunakan alat seperti sendok atau penjepit. Pangan yang sudah pernah dipegang-pegang oleh orang lain jangan dibeli.

Bila membeli makanan berkuah, kuahnya dipisahkan lebih dahulu, misalnya, racikan air soto dipisahkan dari kuahnya. Beli makanan panas yang disajikan dalam keadaan panas, misal, bakso dan soto. Beli minuman dingin yang disajikan dalam keadaan dingin, misalnya es buah.

Kelima, konsumsi pangan secara benar. Buah dan sayuran yang akan dimakan mentah harus dicuci bersih terlebih dahulu. Belilah makanan yang masih panas dan langsung dimakan setelah panasnya hilang. Jangan membeli pangan yang bau dan penampakannya menyimpang misalnya basi atau berlendir.

Lalu, belilah minuman yang harusnya dingin tetap dingin. Jangan beli minuman yang dibuat menggunakan air mentah. Jangan membeli minuman yang dicampur es yang kotor.

Sementara, untuk membeli pangan yang aman dari bahaya kimia, belilah pangan yang dijual ditempat yang bersih. Pilih buah-buahan terutama buah potong yang sudah dicuci bersih. Jangan membeli pangan yang dibungkus kertas bekas atau kertas koran. Jangan membeli makanan dan minuman yang warnanya terlalu mencolok atau terlalu cerah, jangan membeli makanan yang terlalu keras, kenyal, atau gosong.

Memberi tahu si kecil tentang cara memilih jajanan sehat memang tidak mudah. Tapi, cobalah kenalkan mereka pada beberapa jenis zat berbahaya yang biasa digunakan pada jajanan di sekitar kawasan sekolah.

Kenalkan pada buah hati Anda, mengenai warna jajanan yang membahayakan dan apa efek buruknya jika zat-zat berbahaya masuk ke dalam tubuhnya.

Berikut tip ajarkan anak agar bisa memilih jajanan sehat

Katakan pada si kecil memperhatikan bentuk makanan. Minta ia menghindari jajanan berwarna ‘ngejreng’ atau menyolok. Katakan padanya, bahan pewarna yang digunakan bisa jadi bukan pewarna makanan tetapi bahan pewarna tekstil. Biasanya banyak digunakan untuk jajanan seprti kerupuk dan saos sambal.

Ingatkan si kecil untuk memperhatikan label atau kotak kemasan. Jajanan anak dikatakan aman, jika pada labelnya tercantum nama produk, jenis bahan, berat bersih, nama dan alamat produsen atau importer.

Rayu si kecil agar tidak jajan di sekolah, lebih baik bawakan bekal dari rumah. Luangkan waktu Anda untuk menyiapkan jajanan kecil buatan rumah untuk di bawa ke sekolah.

Ajarkan si kecil pandai-pandai pilih makanan yang bersih. Lihat situasi sekitar, apakah banyak serangga yang hinggap dimakanan. Jika berada di tempat kotor otomatis akan banyak serangga yang datang dan menempel di makanan. Ini juga berbahaya buat kesehatan, sebab seperti halnya lalat yang hinggap seringkali membawa mikroba jahat penyebab penyakit.

Tips Memilih Jajan Sehat Untuk Anak

Post

Stimulasi Untuk Tangan Bayi

Stimulasi Untuk Tangan Bayi

stk_babyspath_BPH081_4x3

Kemampuan untuk mengambil, memegang dan menggenggam merupakan pondasi untuk bayi menjalani aktivitasnya kelak. Dukung kelihaiannya dan asah hingga optimal.

Reflek mengenggam (usia 0-2 bulan). Genggaman yang dilakukan bayi 0-2 bulan merupakan sebuah gerakan refleks yang akan menghilang dengan sendirinya setelah ia berusia 2 bulan. Berikan stimulasi:

  • Dekatkan tangan Anda di telapak tangannya sesering mungkin. Lalu tarik perlahan agar jari-jari bayi belajar mempertahankan genggamannya.
  • Berikan pengalaman menjelajah pada tangan bayi. Misalnya dekatkan tangannya dengan hidung Anda agar ia bisa menggengam hidung Anda.
  • Letakkan mainan dengan ukuran kecil sehingga bisa digenggam dengan mudah oleh bayi. Atau letakkan boneka di atas tempat tidurnya, agar bayi tertarik untuk menggapainya. Namun, letaknya jangan terlalu jauh dari tangannya. Ini sekaligus dapat melatih otot-otot tangannya.

Mengambil dan meraba (usia 3-5 bulan). Bayi usia 3 bulan selalu ingin memiliki barang-barang yang menggantung di atas boksnya. Berikan stimulasi :

  • Lakukan floor gym. Baringkan ia di matras dan goda dia dengan mainan yang digantungkan di atas. Tangannya pasti akan berusaha untuk menjangkaunya. Minta ia untuk mengambil mainan satu per satu dengan salah satu tangannya.
  • Berikan mainan atau objek dengan ukuran yang besar, misalnya balok. Hindari untuk memberikan benda kecil seperti kancing. Selain ia sulit untuk menggenggam, kancing bisa dia masukkan ke dalam mulutnya.
  • Berikan juga pengalaman meraba dengan berbagai macam tektur untuk jari-jarinya. Misalnya handuk atau selimut berbulu.

Mengendalikan jemari (usia 6-8 bulan). Koordinasi  antara tangan dan mata si 6 bulan semakin baik. Berikan stimulasi :

  • Letakkan mainan atau objek dengan warna cerah, bisa bergerak dan mengeluarkan suara untuk memancing perhatiannya.
  • Kenalkan bayi dengan finger food. Biarkan ia memegang sendiri makanannya. Jari-jarinya akan berkoordinasi sebaik mungkin dengan mata agar finger food berhasil masuk ke dalam mulut.

Menjumput (usia 9-10 bulan). Keahlian tangan bayi makin bertambah. Jemarinya menjangkau seperti pinset. Ibu jari dan telunjuknya mampu menjumput barang-barang berukuran kecil. Berikan stimulasi :

  • Sediakan sendok dan garpu khusus anak agar ia bisa memegang dan menyendok makanannya di mangkuk sendiri.
  • Berikan mainan dengan ukuran kecil atau ada pecahan kecil untuk dipegang, misalnya puzzle.
  • Kenalkan anak dengan aneka tektur di luar rumah, seperti pasir, tanah atau daun.

Semua dalam genggaman (usia 12-18 bulan). Penggunaan tangan kanan dan kiri pun makin mahir. Tangan yang lebih dominan akan lebih kuat untuk menggenggam. Berikan stimulasi :

  • Ajak anak bermain untuk bola cilukba. Berikan contoh, letakkan bola di tangan kiri lalu dihilangkan, kemudian diam-diam Anda pindah ke tangan yang lain. Dan minta anak untuk menebak. Setelah itu barulah Anda minta anak yang melakukannya untuk Anda.
  • Lakukan tebak benda-benda di dalam rumah. Mulai dari benda dengan ukuran besar kemudian ukuran kecil. Anda sebutkan benda yang harus dia ambil, lalu biarkan anak yang mencari dan membawanya ke hadapan Anda.
  • Berikan peralatan mewarnai karena dapat melatih kelihaian motorik halusnya.

Mengapa stimulasi pada bayi penting.

  1. Semakin sering di stimulasi maka semakin banyak sinaps atau sambungan sel- sel syaraf didalam otaknya. Bila stimulasi yang sesuai umurnya diberikan secara rutin sedini mungkin, maka sinapsakan semakin kuat dan sikecil akan semakin pintar dan cerdas.

  1. Kurang stimualsi akan memperlambat sambungan sinaps, yang akan menyebabkan lambatnya perkembangan sikecil

  1. Seringnya sikecil di stimulasi dalam suasana yang menyenangkan menyebabkan hubungan anda dan sikecil akan semakin kuat dan dekat

  1. Banyaknya variasi stimulus yang anda berikan akan membuat perkembangan otak kiri dan kanannya seimbang sehingga kecerdasannya pun akan semakin baik

Cara stimulasi telapak tangan dan kaki

  • Berikan stimulasi dengan rasa cinta dan kasih sayang sambil bermain, berbicara, bernyanyi, memandang matanya, bercanda dan tertawa.
  • Gunakan tangan atau jari – jari anda atau alat bantu /mainan yang sederhana, aman dan ada disekitar sikecil.
  • Letakan benda /mainan kecil yang berbunyi atau berwarna cerah misalnya rattless).di tangan atau disentuhkan benda tersebut pada punggung jari – jarinya.
  • Jaga agar benda tersebut tidak melukai bayi atau tertelan
  • Upayakan ia dapat meraba dan merasakan berbagai bentuk mainan/benda

Bagaimana Cara Stimulasi Bayi untuk Tepuk Tangan?

Usia bayi untuk mulai mampu bertepuk tangan biasanya adalah 9 bulan, namun tidak jarang juga yang baru mencapainya di usia 10 atau bahkan 11 bulan. Mengingat pentingnya pencapaian ini, maka orang tua harus selalu waspada jika bayinya belum bisa bertepuk tangan di usia mereka yang 9-11 bulan. Berikanlah mereka stimulasi secara berkesinambungan, namun jangan terkesan memaksa. Stimulasi itu bisa dilakukan sejak bayi Anda berusia 7 bulan, karena pada rentang usia 7-9 bulan bayi mengalami perkembangan yang cepat, otak mereka mampu menyerap keahlian-keahlian baru yang diajarkan. Bahkan, sebagian bayi ada yang sudah distimulasi untuk bertepuk tangan ketika mereka berusia 5 bulan, dan saat 6 bulan sudah bisa bertepuk tangan.

Memang tidak mudah untuk memancing bayi bertepuk tangan. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menstimulasi si kecil bertepuk tangan:

  • Pegang kedua tangan si kecil lalu gerakkan seolah-olah meniru gerakan tepuk tangan.
  • Berikan dia tepuk tangan yang meriah saat dia melakukan sesuatu hal yang baik atau merupakan suatu prestasi sambil berkata, “Yeah.. anak bunda pintar… Bunda tepuk tangan untuk Kamu…”. Ulangi hal tersebut di depan dirinya hingga ia nanti bisa meniru, bayi menyukai pengulangan dan mereka belajar dari meniru.
  • Tunjuk orang lain yang juga bertepuk tangan untuk prestasi yang dicapai si kecil sambil berkata, “Lihat, mereka juga bertepuk tangan untuk Kamu! Ayo tepuk tangan, Sayang”
  • Pancing dia dengan bernyanyi satu lagu sambil bertepuk tangan di hadapannya, lalu nyanyikan lagu yang sama dan gerakkan kedua tangannya sambil meniru gerakan bertepuk tangan. Jadikan lagu itu sebagai “lagu tepuk tangan” antara Anda dan si kecil.
  • Seluruh anggota keluarga secara kompak bertepuk tangan ketika sedang menonton acara televisi bersama dimana di dalam acaranya juga terdapat momen bertepuk tangan. Pada saat itu, si kecil akan memerhatikan dan mungkin bertanya-tanya mengapa semua orang bertepuk tangan? Dan apakah dirinya seharusnya juga bertepuk tangan? Hal itu lambat laun akan memancing dirinya untuk dapat bertepuk tangan

Kemampuan bayi agar bisa bertepuk tangan merupakan puncak dari perkembangan mereka yang konstan dari bulan-bulan sebelumnya. Tepuk tangan pada bayi juga mengindikasikan bahwa si kecil selalu belajar untuk mengerti mengenai tubuh mereka beserta kemampuannya, termasuk dalam bergerak. Si kecil pun juga belum mengerti arti sebenarnya dari bertepuk tangan, yang ia tahu adalah bahwa ketika ia bertepuk tangan maka hal itu akan membuat senang orang-orang di sekitarnya dan ia akan mengulanginya lagi.

 Stimulasi Untuk Tangan Bayi

Post

Deteksi Dini Kanker Serviks

Deteksi Dini Kanker Serviks

kanker-servix

Pap smear sering dikait-kaitkan dengan kanker leher rahim atau kanker serviks karena tes ini merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mendeteksi keberadaan kanker pembunuh wanita nomor dua di dunia setelah kanker payudara ini. Wanita yang berisiko tinggi mengalaminya adalah mereka yang banyak melahirkan, perokok, dan punya banyak pasangan seksual.

Kanker leher rahim adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh Human Papilloma Virus(HPV) onkogenik yang menyerang leher rahim. Gejala kanker ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium yang lebih jauh. Di sinilah pentingnya kita melakukan Pap smear. Jika pada pemeriksaan Pap smear ini ditemukan tanda-tanda awal kanker leher rahim, maka peluang untuk bisa menyembuhkannya sangat tinggi.

Seputar tes pap smear

Tes Pap Smear Penting untuk wanita, terutama yang aktif melakukan hubungan seks dan sudah pernah melahirkan. Namun, tak cuma soal Pap smear secara rutin tapi juga persiapan melakukannya  harus benar agar hasilnya optimal. 

Saya, ibu satu anak yang hampir berusia 1 tahun, akhir-akhir ini sering menerima ajakan untuk Pap smear. Apa itu Pap smear? Apakah saya perlu melakukannya?Pap smear atau tes Pap adalah pemeriksaan dengan mengambil contoh sel-sel leher rahim, kemudian dianalisa untuk mendeteksi dini kanker leher rahim.  Selain itu, dengan tes ini kita juga bisa menemukan adanya infeksi atau sel-sel yang abnormal yang dapat berubah menjadi sel kanker sehingga kita bisa segera melakukan tindakan pencegahan. Pap smeardianjurkan dilakukan oleh setiap wanita, terutama mereka yang telah berkeluarga dan sudah pernah melahirkan. Jika Anda melakukannya secara rutin, maka Anda telah melakukan tindakan pencegahan kanker leher rahim yang terbaik.

Saya belum pernah Pap smear.  Saya takut! Bagaimana sebenarnya tes ini dilakukan?  Tak perlu takut. Tes ini sederhana dan prosesnya cepat, serta biasanya tidak sakit. Bayangkan saja tes ini sebagai upaya mengintip kondisi leher rahim. Saat tiba di tempat melakukan Pap smear, Anda akan dipersilakan mempersiapkan diri dan berbaring seperti saat akan dilakukan pemeriksaan dalam. Dokter akan membuka liang vagina menggunakan alat yang disebut sebagai speculum vagina atau dikenal juga dengan istilah cocor bebek. Ketika leher rahim sudah tampak, dengan bantuan alat yang disebut dengan spatula atau semacam sikat halus, dokter akan mengusap sekeliling leher rahim untuk mendapatkan getah atau lendirnya.  Getah yang banyak mengandung sel itu dioleskan pada gelas obyek, lalu dibawa untuk dianalisa di laboratorium. Dokter akan memberitahu kapan Anda bisa mendapatkan hasilnya. Biasanya, seminggu.

Salah satu teman saya pernah ditolak saat akan Pap smear. Alasannya, jika tetap dilakukan saat itu, hasilnya tidak optimal. Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum kita melakukan Pap smear?
Pap smear dilakukan di berbagai rumah sakit maupun klinik bersalin. Agar hasilnya optimal, perhatikan hal – hal berikut:
1. Pap smear sebaiknya dilakukan sekitar 5 hari setelah haid, atau 10-20 hari setelah hari pertama haid agar leher rahim Anda bersih dari sisa-sisa darah haid.
2. Dalam dua hari sebelum Pap smear, Anda sebaiknya menghindari:

  • membersihkan vagina dengan krim atau sabun apa pun, juga douching (penyemprotan obat atau larutan tertentu ke arah liang vagina).
  • menggunakan tampon atau obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina, misalnya jeli untuk KB.
  • menghindari dahulu hubungan intim suami istri.

3. Sebaiknya tidak mandi berendam menjelang Pap smear, karena dikhawatirkan ketika berendam ada sisa-sisa sabun yang tertinggal a tau masuk ke vagina.
4. Jika Anda keputihan, beritahukan kepada orang yang memeriksa, termasuk semua keluhan yang Anda rasakan. Misalnya terasa gatal-gatal, sakit atau panas (seperti terbakar) di vagina.
5. Jika hasil Pap smear yang lalu kurang bagus (abnormal), jangan lupa  memberitahukannya kepada dokter.

Saya sedang menunggu hasil Pap smear. Apa saja kemungkinan hasil yang muncul? Ada beberapa kemungkinan hasil Pap smear, namun secara umum dapat dibedakan menjadi:

  1. Negatif, artinya dalam batas normal dan tidak ditemukan sel-sel yang abnormal atau berbahaya. Ini pertanda bagus, dan Anda biasanya akan diminta melakukan Pap smear kembali setelah satu tahun.
  2. Positif, artinya ditemukan sel epitel (sel pembentuk jaringan pelapis) yang abnormal. Untuk hasil ini, dokter akan menjadwalkan beberapa tes untuk Anda, misalnya pemeriksaan kolposkopi (pemeriksaan leher rahim dengan mengoleskan asam asetat di leher rahim) dan tes HPV (Human Papillomavirus Test, untuk mengetahui ada tidaknya infeksi HPV).  Umumnya, jika dilakukan kolposkopi dan dokter menjumpai area mulut rahim yang menunjukkan kecurigaan kelainan, maka akan dilakukan LLETZ yaitu biopsi menggunakan kawat halus dengan pemanasan.
  3. Displasia, artinya dalam batas normal, namun ditemukan ada perubahan sel.  Kondisi ini bisa terjadi karena ada:
  • Infeksi, antara lain infeksi bakteri, infeksi jamur, atau perubahan sel yang berhubungan dengan virus herpes simpleks.  Dokter biasanya akan memberikan terapi yang sesuai untuk mengatasinya.
  • Perubahan sel reaktif. Sel mulut rahim itu sel yang mudah memperbaharui dirinya kembali, mirip permukaan sel kulit wajah yang secara priodik menjadi tua, mati, mengelupas dan tumbuh sel baru dari sel muda dan berkembang seterusnya. Namun pada keadaan tertentu, bisa terjadi “perubahan reaktif” atau perubahan bentuk sel akibat reaksi terhadap proses tertentu (bisa infeksi, trauma, atau perubahan sel ke arah keganasan). Pada kondisi ini, dokter  akan memberikan terapi yang sesuai dan menyarankan pemeriksaan ulang 3 – 6 bulan kemudian.

Hasil tes saya positif alias tidak normal. Apa yang harus saya  lakukan? Jangan panik. Belum tentu hasil yang tidak normal ini berarti Anda terkena kanker, sebaiknya Anda:

  • Minta penjelasan mengenai hasil tes itu.
  • Jika masih juga belum mengerti, jangan sungkan minta penjelasan lagi, atau minta hasilnya dan bawa ke dokter lain. Ingat, Anda berhak  mendapatkan second opinion.
  • Ikuti perintah dokter Anda jika ia menganjurkan untuk melakukan Pap smear ulang atau pemeriksaan lebih lanjut untuk menegakkan diagnosa. Demikian juga jika Anda diminta menjalani tindakan penanganan tertentu.
  • Kalaupun akhirnya Anda didiagnosa positif kanker, Anda masih beruntung karena dapat terdeteksi sedini mungkin.

Sejauh mana keakuratan hasil Pap smear? Antara 70-95%. Hasil Pap smearbergantung pada laboratorium penguji, misalnya keakuratan pengambilan sampel, transportasi, pengolahan bahan, pembacaan sediaan, interpretasi gambar sediaan, serta penulisan kesimpulan dan anjuran. Bisa saja terjadi hasil false positive dan false negative. Hasil false positive artinya wanita yang bersangkutan sebelumnya dikatakan memiliki sel-sel leher rahim yang abnormal, padahal sel-selnya ternyata normal. Jadi, jika dokter mengatakan hasil Pap smear Anda false positive, maka itu berarti tidak ada  masalah. Sementara hasil false negative artinya wanita yang bersangkutan sebelumnya dikatakan memiliki sel-sel leher rahim yang normal, padahal kenyataannya, ada masalah dengan sel-sel tersebut yang terlewatkan. Namun, dengan melakukan Pap smear secara rutin, jika sel-sel abnormal itu tidak terdeteksi pada satu waktu, maka mereka akan terdeteksi pada saat Anda melakukan Pap smear berikutnya.

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Dengan Pemeriksaan Pap Smear Thin Prep

Kanker leher rahim adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel pada leher rahim, dimana sel mampu tumbuh secara abnormal. Penyakit ini dapat di deteksi sedini mungkin dengan pemeriksaan Pap Smear secara rutin setelah menikah atau yang telah melakukan hubungan seksual.

Apa Pap Smear Itu?

Pap Smear merupakan pemeriksaan sitologi untuk melihat sel – sel leher rahim di bawah mikroskop yang dilakukan oleh dokter ahli Patologi Anatomi. Pemeriksaan ini bermanfaat sebagai tes skrining awal untuk mendeteksi adanya kanker leher rahim. Ada 2 metode yang digunakan untuk pemeriksaan Pap Smear, yaitu metode konvensional dan metode berbasis cairan.

Bagaimana pemeriksaan Pap Smear dengan metode konvensional ?

Pada pemeriksaan ini sample di ambil dari luar serviks dan liang serviks dengan menggunakan brush (sikat berbahan halus), kemudian di buat hapusan dengan cara mengusapkan brush tersebut pada obyek glass secara merata. Hapusan yang telah di buat harus segera difiksasi dengan menggunakan alkohol 95 % supaya bentuk sel tidak berubah, kemudian di lakukan pewarnaan dengan pengecatan papanikolaou.

Pap Smear dengan menggunakan metode konvensional memiliki keterbatasan, antara lain:

- Sampel kurang representatif, karena sebagian sel masih tertinggal pada brush
- Kualitas hapusan tidak terstandarisasi, karena kualitas hapusan bervariasi tergantung pada perawat atau bidan yang melakukan pengambilan sampel
- Hapusan yang kurang baik dapat mengakibatkan sel leher rahim saling tumpang tindih, sehingga dapat mempengaruhi pengamatan sel – sel leher rahim di bawah mikroskop
- Ke tiga hal tersebut di atas dapat mempengaruhi tingkat akurasi pemeriksaan
- Sampel tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan lanjutan seperti HPV Genotyping

Bagaimana pemeriksaan Pap Smear dengan metode berbasis cairan ?

Pada pemeriksaan ini cara pengambilan sampel sama seperti pada metode konvensional, namun peralatan dan cara pembuatan hapusan berbeda. Setelah digunakan untuk pengambilan sampel brush tidak langsung di usapkan pada obyek glass, namun di masukkan dalam larutan tertentu untuk menghilangkan faktor pengganggu yang dapat mempengaruhi kualitas hapusan. Pembuatan hapusan pada Pap Smear dengan metode berbasis cairan ini masih bervariasi, beberapa masih menggunakan cara manual. Sampel yang sudah terkumpul di dalam larutan tersebut di putar dengan kecepatan tinggi, kemudian diambil endapannya untuk di buat hapusan. Untuk memantapkan kualitas hapusan, PARAHITA menggunakan ThinPrep Pap Smear.

Apa ThinPrep Pap Smear itu ?

ThinPrep Pap Smear merupakan pemeriksaan Pap Smear berbasis cairan yang mana proses pembuatan hapusan dilakukan secara otomatis oleh alat.

Keunggulan ThinPrep antara lain:

- Seperti Pap Smear dengan metode berbasis cairan lainnya, sampel yang di dapat lebih representatif karena semua sample pada brush langsung dimasukkan ke dalam larutan yang sudah disedikan.
- Kualitas hapusan jauh lebih baik, karena dilakukan secara otomatis oleh alat sehingga kemungkinan tumpang tindih sel sangat kecil
- Tingkat akurasi hasil lebih tinggi.
- Sampel yang sudah di periksan dapat di simpan dan di gunakan untuk pemeriksaan HPV Genotyping

Apa Saja Persiapan yang harus dilakukan sebelum pemeriksaan Pap Smear ?

Persiapan yang harus dilakukan antara lain :

- Tidak dalam masa menstruasi
- Pemeriksaan dilakukan 2 minggu setelah menstruasi, bagi perempuan yang sudah menopause dapat melakukan pemeriksaan Pap Smear kapanpun.
- Tidak melakukan hubungan seksual selama 2-3 hari
- Tidak menggunakan obat – obatan yang dimasukkan kedalam vagina 2 hari sebelum pemeriksaan.

Deteksi Dini Kanker Serviks

Post

Menyusui, Kurangi Konsumsi Obat!

Menyusui, Kurangi Konsumsi Obat!

Breastfeeding

Terlalu sering mengonsumsi obat saat menyusui dapat memengaruhi produksi ASI. Beberapa senyawa aktif obat dapat masuk ke dalam ASI dan berpengaruh pada bayi. Misalnya, obat   kontrasepsi yang mengandung estrogen bisa menyebabkan penurunan produksi ASI, dan obat-obatan anti infeksi golongan sulfonamida, misalnya kotrimoksazol, bisa menyebabkan bayi kuning.

Tindakan penting ibu:

  • Konsultasi dahulu pada dokter apakah Anda memang perlu minum obat atau tidak. Sakit karena infeksi virus, misalnya, biasanya dapat diatasi dengan  istirahat dan banyak mengonsumsi vitamin lewat buah-buahan.

  • Meminimalkan risiko munculnya zat aktif obat dalam ASI. Bila Anda perlu minum obat, minta obat dalam dosis serendah mungkin dan dikonsumsi dalam waktu sesingkat mungkin. Pilih juga obat yang mencantumkan “aman dikonsumsi oleh ibuhamil dan ibu menyusui”.

  • Menjadwal dengan baik waktu mengonsumsi obat, yakni segera setelah Anda selesai menyusui atau sebelum bayi tidur dalam jangka waktu lama. Jadi, kemungkinan masuknya obat itu ke dalam ASI semakin kecil.

  • Mencermati gejala-gejala yang diperlihatkan bayi. Misalnya, si kecil jadi rewel, timbul ruam atau bercak merah/biru, sakit, kejang perut/kolik, atau ada perubahan pada pola tidur dan makannya. Bila muncul salah satu gejala ini segera beritahu dokter, termasuk jenis obat yang Anda konsumsi.

  • Mempelajari cara memerah dan menyimpan ASI. Dengan demikian, bila Anda harus menjalani pengobatan yang tidak bisa dilakukan bersamaan dengan kegiatan menyusui, maka bayi tetap mendapat ASI.

Penyebab Berkurangnya Produksi ASI

Menyusui merupakan suatu aktivitas psikososial yang bisa mendatangkan kebahagiaan tersendiri,terutama bagi ibu yang baru memiliki anak pertama. Menyusui memang menjadi kodrat seorang ibu. Sebagai ibu yang menyusui, anda pasti ingin memastikan bahwa anda sudah memproduksi ASI yang cukup untuk kebutuhan si kecil. Ada beberapa hal yang menyebabkan berkurangnya produksi ASI yang perlu ibu ketahui diantaranya :

  1. Waktu istirahat yang tidak cukup, kurang minum air (minimal sekita 1,8 liter sehari)
  2. Jarang menyusui serta kurang mendapatkan asupan makanan yang sehat dan berimbang
  3. Mengkonsumsi susu formula tambahan. Pada dasarnya, semakin banyak si kecil menyusui secara langsung, tubuh akan secara otomatis memproduksi lebih banyak ASI. Jadi bila si kecil mengkonsumsi susu formula tambahan, konsumsi ASI si kecil akan berkurang, sehingga pada akhirnya produksi ASI juga akan berkurang.
  4. Menghentikan proses menyusui sebelum si kecil selesai menyusui juga bisa mengganggu produksi ASI. Selain itu, ASI yang keluar pada tahap akhir menyusui mengandung kadar lemak yang lebih tinggi, sehingga membantu bertambahnya berat badan si kecil
  5. Hanya menyusui pada satu payudara saja. Bila ingin meningkatkan produksi susu Mama, susui si kecil secara bergantian antara payudara kanan dan kiri.
  6. Masalah kesehatan atau masalah anatomi pada bayi (misalnya lidah terikat/tongue tied) bisa mencegah bayi meminum ASI secara efisien, sehingga mengurangi produksi ASI
  7. Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti antihistamine dan beberapa decongestant, obat penurun berat badan atau penekan nafsu makan, vitamin B-6 dosis tinggi dan lain sebagainya, bisa mengurangi produksi ASI Mama. Jadi sebelum Mama mengkonsumsi obat-obatan tertentu pada saat menyusui, sebaiknya Mama berkonsultasi dulu dengan dokter tentang efeknya terhadap proses menyusui.
  8. Obat KB hormonal akan mengurangi supply ASI Mama. Itu sebabnya sebaiknya Mama tidak mengkonsumsi obat KB hormonal sebelum minggu ke 6 sampai ke-8 setelah melahirkan, agar tubuh Mama memiliki waktu untuk menyiapkan cadangan ASI yang mencukupi sebelum ‘diganggu’ oleh hormon tambahan.
  9. Anemia. Mama yang mengalami anemia juga memiliki resiko tinggi mengalami tersumbatnya saluran ASI danmastitis
  10. Merokok. Mama yang merokok lebih dari 20 batang rokok dalam sehari sering mengalami penurunan produksi ASI dan berat badan bayi mereka juga bertambah lebih lambat.
  11. Mengalami penurunan berat badan yang terlalu cepat. Selama menyusui, disarankan agar berat badan Mama tidak turun lebih cepat dari ½ kg per minggu atau sekitar 2 kg per bulan. Selama Mama masih menyusui, berolahragalah dengan bijak dan konsumsi sekitar 1800 kalori per hari. Hindari obat ataupun minuman penurun berat badan.
  12. Bila plasenta tidak diangkat secara baik atau bila Mama mengalami nifas yang berlangsung lebih dari 6 minggu.
  13. Si kecil diberikan MPASI sebelum dia berumur 6 bulan. Hal ini mengakibatkan dia akan menyusui lebih sedikit, sehingga produksi ASI Mama juga akan berkurang.
  14. Kehamilan. Perubahan hormon selama masa kehamilan mengakibatkan berkurangnya produksi ASI

Apabila setelah memeriksa beberapa faktor diatas Anda masih merasa bahwa suplai ASI berkurang, coba lakukan hal berikut ini :

1. Periksa seberapa sering bayi mengompol

Berkurangnya pasokan ASI terkadang bukanlah kondisi yang sebenarnya. Hal ini mungkin hanya persepsi Anda saja yang keliru. Cobalah lihat seberapa sering bayi Anda mengompol. Mengamati seberapa banyak bayi mengompol akan memberitahu Anda apakah itu kenyataan atau hanya persepsi. Apabila bayi Anda sering mengompol, itu menandakan bahwa sesungguhnya Anda tidak mengalami kekurangan pasokan ASI.

2. Memompa ASI

Memompa ASI mungkin bisa menjadi cara untuk mengetahui apakah produksi ASI Anda benar-benar berkurang atau tidak. Pasalnya, alasan beberapa bayi menangis ketika sedang menyusui bukanlah karena ASI Anda yang berkurang, tetapi karena dia merasa kesulitan untuk menghisap. Untuk mempermudah ASI keluar, Anda mungkin bisa melakukan beberapa pijatan atau trik lain sebelum memberikan ASI.

Berikut fakta mengenai hubungan makanan dan minuman dengan ASI :

1.  Makanan pedas. Fakta yang menyebutkan bahwa ASI dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu, bukan berarti ketika ibu mengkonsumsi makanan yang pedas atau bersantan bisa menimbulkan resiko secara langsung pada bayi. Makanan yang pedas hanya beresiko pada ibu sendiri, seperti gangguan pada pencernaan. Yang menjadi masalah pada saat ibu mengalami gangguan pencernaan itu dapat berpengaruh pada kualitas ASI yang dihasilkan. Gangguan pencernaan atau diere ini dapat mengakibatkan ibu terkena dehidrasi.

2.  Kandungan merkuri di dalam sushi. Bahan utama dalam pembuatan sushi pada umumnya menggunakan ikan laut yang berasal dari perairan dalam laut seperti ikan tuna yang sangat rentan tercemari merkuri. Merkuri itu sendiri merupakan kandungan logam berat yang bisa masuk langsung ke dalam ASI beredar melalui darah. Oleh sebab itu sangat disarankan bagi ibu hamil dan juga menyusui agar tidak mengkonsumsi ikan laut yang kandungan merkurinya dianggap tinggi. Salah satu diantaranya ikan hiu, tuna, swordfish juga ikan sarden.

3.  Kafein pada kopi. Banyak ibu menyusui yang masih ragu ketika meminum kopi. Namun, yang perlu ibu ingat bahwa kafein juga terdapat pada cokelat, teh, juga minuman berkarbonasi. Faktanya tidak ada larangan bagi ibu menyusui untuk meminum secangkir kopi setiap harinya, karena kandungan kafein dalam ASI masih sangat rendah. Akan tetapi, jika ibu meminum kopi lebih dari 2 cangkir setiap harinya makan kafein tersebut akan berakumulasi pada sistem pencernann sang bayi. Hal ini dapat membuat bayi rewel yang diakibatkan susah tidur dan terjadi iritasi pencernaan.

4.  Minuman dingin. Walaupun ada fakta yang menyebutkan bahwa ASI dalam payudara ibu selalu hangat, namun sebaiknya anda mengurangi mengkonsumsi minuman dingin. Ini lebih dikarenakan demi menjaga ibu dari alergi dingin. Ini juga mengurangi resiko ibu terkena gejala batuk dan asma. hal tersebut bisa mengganggu dalam kegiatan menyusui.

5.  Pemanis buatan. Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan, walaupun tidak terlalu berpengaruh terhadap rasa dari ASI. Akan lebih baik jika anda lebih banyak mengkonsumsi buah-buahan. Selain baik bagi kesehatan, ibu juga sekaligus mengenalkan rasa buah pada bayi melalui ASI.

 Menyusui, Kurangi Konsumsi Obat!